Rabu, 3 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pembunuhan di Haltim

Hanafi Minta Diruqyah Usai Habisi Tiwi di Rumah Dinas BPS Halmahera Timur

Aditiya Hanafi pelaku penghilangan nyawa pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur minta di ruqyah sebelum menyerahkan diri ke polisi.

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Randi Basri
PEMBUNUHAN - Almira Fajriyati Marsaoly, istri Aditiya Hanafi didampingi kuasa hukum, Rusdi Bachmid, Kamis (14/8/2025). 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Aditiya Hanafi pelaku penghilangan nyawa pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur minta di ruqyah sebelum menyerahkan diri ke polisi.

Hal tersebut disampaikan Almira Fajriyati Marsaoly, istri Aditiya Hanafi melalui kuasa hukum, Rusdi Bachmid dan rekan saat mendampingi Almira pada jumpa pers di Ternate.

Rusdi menyatakan, pada 31 hingga 3 Agustus Hanafi selalu menangis dan berhalusinasi. Sikap tersebut dinilai tidak normal.

Baca juga: Istri Sebut Hanafi Berperilaku Aneh Sebelum Penghilangan Nyawa Pegawai BPS Haltim Terungkap

Dari sikap tersebut, Rusdi mengatakan, Almira dan orang tuanya khawatir sehingga mengantarkan Hanafi ke Sofifi dan menaiki mobil untuk kembali ke Maba, karena masa cutinya berakhir pada 3 Agustus.

Kemudian almira meminta kontak handphone sopir untuk memastikan Hanafi sampai pada tujuan.

“Ternyata pelaku (Hanafi,red) meminta sopir berhenti di Desa Ekor."

“Almira (saksi,red) kemudian komunkasi Hanafi setelah itu hilang kontak, lalu pada 4 Agustus Hanafi menyerahkan diri ke polisi," kata Rusdi, Kamis (14/8/2025).

Lanjut Rusdi, Almira mengetahui Hanafi menyerahkan diri ke polisi melalui mantan Kepala BPS Halmahera Timur.

Rusdi membeberkan, Hanafi menunjukan sikap yang tidak normal itu ketika tiba di Ternate pada 20 Juli dan bahkan selalu meminta di ruqyah.

Baca juga: Lihat Harga dan Buyback Emas Antam Naik Berapa Hari Ini, Kamis 14 Agustus 2025

"Pelaku selalu meminta saksi kalau boleh  cari orang untuk ruqya. Karena berapa minggu terakhir pelaku mengambil keputusan yang tidak bagus," kata Rusdi.

Almira kemudian menanyakan keputusan tersebut, namun Hanafi hanya menceritakan soal judi online dan kerugian Rp100 juta untuk judi.

Rusdi menegaskan hubungan suami istri antara keduanya belum dipikirkan karena masih fokus pada proses hukum. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved