Pemkab Pulau Taliabu
Periode Januari-Agustus 2025, DP3A Taliabu Tangani 9 Kasus
"Jumlah ini justru turun jika dibanding tahun-tahun sebelumnya di periode yang sama, "Kepala DP3A Pulau Taliabu Muhrida Donsi
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
Jika kekerasan terjadi di dalam rumah, coba cari tempat perlindungan sementara, seperti rumah kerabat yang dipercaya atau lembaga khusus.
Baca juga: Miris, Salah Satu SD di Kepulauan Sula Maluku Utara Dinonaktifkan Sementara karena Tak ada Pendaftar
2. Kekerasan, baik fisik maupun seksual, sering kali menimbulkan luka yang tidak terlihat. Sangat penting untuk mendapatkan penanganan medis segera untuk mengobati luka fisik dan mencegah penyakit, serta untuk mendokumentasikan bukti.
Rumah sakit atau puskesmas terdekat bisa menjadi tujuan pertama untuk mendapatkan penanganan medis.
3. Anda bisa melaporkan kasus ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di kantor polisi terdekat.
Jika Anda atau orang yang Anda kenal sedang menghadapi situasi ini, jangan ragu untuk mencari bantuan. Anda tidak sendirian.
| Jemput Bola, Dinas Penanaman Modal Taliabu Gelar Pelayanan Izin Usaha Gratis di 2 Desa |
|
|---|
| Sempat Lukai Warga, Pemkab Taliabu Pulangkan ODGJ Telantar ke Kendari |
|
|---|
| Cegah Permainan Harga, Disperindagkop Taliabu Usulkan Perbup HET Minyak Tanah |
|
|---|
| Dua Warga Disabilitas asal Taliabu Terima Bantuan Kaki Palsu dari Dinsos Malut |
|
|---|
| Pemkab Taliabu Belum Turun Tangan, Warga Desa Bobong Makin Aktif Timbun Jalan Berlubang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Jumlah-kasus-kekerasan-anak-di-Ternate.jpg)