Menyapa Nusantara 2026
Memperkuat 'Policy Anchor' Stabilitas Rupiah
Kenaikan BI-Rate sebesar 50 bps membuktikan bahwa Bank Indonesia memilih pendekatan pre-emptive dan forward-looking
Ketika Bank Indonesia fokus menjalankan mandatnya untuk menjaga jangkar stabilitas nilai tukar dan inflasi, Kementerian Keuangan harus memastikan bahwa kredibilitas fiskal tetap kokoh di mata dunia.
Baca juga: Somasi Tak Digubris Usai Gagal Nikah, Briptu Alim di Ternate Dilaporkan ke Propam Polri
Sinergi yang solid antara kedua otoritas ini akan melahirkan kombinasi kebijakan yang ampuh.
Hasil akhirnya bukan hanya berupa penguatan nilai tukar rupiah dan kurva imbal hasil yang lebih sehat, melainkan terjaganya kepercayaan investor global terhadap narasi besar pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Melalui keselarasan langkah moneter dan fiskal, optimisme bahwa ekonomi nasional tetap mampu tumbuh kuat di kisaran 4,9 hingga 5,7 persen sepanjang tahun 2026 dapat diwujudkan, sekaligus membuktikan bahwa Indonesia memiliki daya tahan dan ketangguhan yang mumpuni dalam menavigasi dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian. (*)
(ANTARA/Lucky Akbar/22 Mai 2026)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Memperkuat-policy-anchor-stabilitas-rupiah.jpg)