Senin, 11 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Erupsi Gunung Dukono

Erupsi Gunung Dukono Masih Berlangsung, Warga Diminta Jauhi Radius 4 KM

Petugas PVMBG menyebut, saat laporan diterbitkan, aktivitas erupsi Gunung Dukono masih berlangsung

Tayang:
Dok PVMBG
ERUPSI GUNUNG DUKONO - Foto aktivitas erupsi Gunung Dukono, Senin (11/5/2026), sekitar pukul 08:14 WIT. Foto diunduh dari laman https://magma.esdm.go.id/, Senin (11/5/2026). Erupsi Gunung Dukono Masih Berlangsung, Warga Diminta Jauhi Radius 4 KM. 

Target utama adalah membawa kedua jenazah ke pos aman secepat mungkin. Setibanya di fasilitas kesehatan, jenazah akan menjalani proses identifikasi lebih lanjut (DVI) sebelum diserahkan kepada pihak keluarga atau otoritas Singapura.

Hingga saat ini, operasi evakuasi masih berlangsung di bawah pengawasan ketat mengingat status aktivitas gunung yang belum mereda.

Tentang Gunung Dukono

Secara administratif, Gunung Dukono berada di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. 

Gunung api bertipe stratovolcano ini terletak di bagian utara Pulau Halmahera dan menjadi salah satu destinasi pendakian sekaligus kawasan yang terus dipantau karena aktivitas vulkaniknya.

Gunung Dukono memiliki ketinggian sekitar 1.087 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Berdasarkan catatan sejarah vulkanologi, erupsi Gunung Dukono telah tercatat sejak tahun 1550. 

Aktivitas gunung ini berlangsung sangat panjang dan berulang, menjadikannya salah satu gunung api paling aktif di Maluku Utara.

Dalam beberapa tahun terakhir, Gunung Dukono tercatat terus mengalami erupsi dengan intensitas yang fluktuatif. 

Erupsi biasanya berupa semburan abu vulkanik setinggi ratusan hingga ribuan meter dari kawah utama.

Pada erupsi sebelumnya, hujan abu sempat berdampak pada sejumlah desa di sekitar Kecamatan Galela dan Tobelo.

Aktivitas penerbangan di wilayah Maluku Utara juga beberapa kali mendapat peringatan akibat sebaran abu vulkanik.

Dari Ternate ke Gunung Dukono

Dari Kota Ternate menuju Gunung Dukono, jaraknya kurang lebih 170 hingga 200 kilometer. Tergantung jalur perjalanan yang digunakan.

Perjalanan dari Ternate biasanya dimulai dengan menyeberang menggunakan kapal cepat atau ferry menuju Pelabuhan Sofifi. 

Bisa juga melalui Pelabuhan Sidangoli di Halmahera Barat. 

Dari sana, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat menuju Tobelo, ibu kota Kabupaten Halmahera Utara.

Dari Tobelo, perjalanan ke kaki Gunung Dukono dilanjutkan menuju Desa Mamuya yang menjadi salah satu titik awal pendakian. 

Waktu tempuh keseluruhan dari Ternate menuju kawasan Gunung Dukono dapat mencapai 6 hingga 8 jam perjalanan.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved