Pemkab Halmahera Timur
Perkuat Sinergi, Bupati Halmahera Timur Sambut Kunjungan Kehormatan Kajati Maluku Utara
Pemkab Halmahera Timur berharap agar pihak Kejaksaan terus berikan bimbingan agar setiap kebijakan pembangunan tetap berada di jalur hukum yang benar
Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub menerima kunjungan kehormatan Kajati Maluku Utara Sufari beserta rombongan, Selasa (12/5/2026)
2. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan koordinasi hukum dalam mengakselerasi pembangunan daerah
3. Ubaid Yakub: "Kami ingin pembangunan di Halmahera Timur berjalan selaras dengan kehadiran instansi vertikal seperti Kejaksaan, Polres, Badan Pertanahan dan Brigif"
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub menerima kunjungan kehormatan Kajati Maluku Utara Sufari beserta rombongan, Selasa (12/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat di kediaman resmi Bupati dan Kantor Kejari Halmahera Timur ini turut dihadiri oleh Sekda Ricky Chairul Richfat, unsur Forkopimda serta Pimpinan OPD.
Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan koordinasi hukum dalam mengakselerasi pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Ubaid Yakub memaparkan gambaran umum wilayahnya yang akan merayakan hari jadi ke 23 pada 31 Mei nanti.
Baca juga: Wabup Halmahera Timur Anjas Taher Sentil PT Feni Terkait Dugaan Pencemaran Kali Kukuba
Baca juga: Bupati Halmahera Timur Lantik Pejabat Baru, Tekankan Perbaikan Data dan Komunikasi Publik
Sejak mekar dari Halmahera Tengah pada 2003, Halmahera Timur telah berkembang pesat dari 4 kecamatan menjadi 10 kecamatan dengan 102 desa.
Beberapa poin penting terkait kondisi wilayah yang disampaikan meliputi:
1. Kepadatan rendah: Dengan luas daratan 6.489,82 km dan penduduk sekitar 103.276 jiwa, tingkat kepadatan hanya 16 jiwa per kilometer persegi.
2. Infrastruktur jalan: Pemrintah mengelola jalan sepanjang 509,29 km di sepanjang garis pantai. Efisiensi waktu tempuh kini terbantu berkat adanya jalur diagonal (potong) Subaim-Buli sepanjang 36,29 km.
3. Lahan kosong: Rendahnya kepadatan penduduk menyisakan banyak area kosong, terutama di sepanjang jalur perbatasan desa hingga pusat pemerintahan.
Ubaid Yakub juga memberikan apresiasi atas kehadiran instansi vertikal di wilayahnya, khususnya Kejari.
Sebab saat ini gedung baru Kejari tengah dibangun di atas lahan hibah pemda seluas 1 hektar, dan diprediksi akan menjadi salah satu bangunan termegah di pusat kota.
Baca juga: PT FHT Perkuat Sistem Pengendalian Sedimen di Halmahera Timur
Baca juga: Audit LKD 2025 Tuntas, Pemkab Halmahera Timur Optimistis Tingkatkan Kualitas Laporan Keuangan
"Kami ingin pembangunan di Halmahera Timur berjalan selaras dengan kehadiran instansi vertikal seperti Kejaksaan, Polres, Badan Pertanahan dan Brigif, "ujarnya.
Menutup sambutannya, Ubaid berharapan agar pihak Kejaksaan terus memberikan bimbingan agar setiap kebijakan pembangunan tetap berada di jalur hukum yang benar.
"Kami memohon pandangan dan bimbingan dari Bapak Kajati agar langkah kami dalam membangun daerah ini tetap berada dalam koridor hukum yang tepat, "tandasnya. (*)
| Pemkab Halmahera Timur Terus Matangkan Koordinasi Peresmian RSUD Maba |
|
|---|
| Tinjau Lokasi Banjir Maba Tengah, Bupati Halmahera Timur Siapkan Langkah Strategis Jangka Panjang |
|
|---|
| Kebut Penyaluran Dana Desa, DPMD Halmahera Timur Gelar Bimtek Pemeriksaan SPJ |
|
|---|
| Pesta Rakyat Meriah, Wabub Anjas Taher Tutup Rangkaian HUT ke-23 Halmahera Timur |
|
|---|
| Rayakan HUT ke 23, Pemkab Halmahera Timur Fokus pada Harmoni dan Pembangunan Berkelanjutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Kajati-Maluku-Utara-Sufari-ke-Halmahera-Timur.jpg)