Jumat, 17 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

Angka Pengangguran di Halmahera Selatan Terendah se Maluku Utara, BPS: Ekonomi Tumbuh

Rendahnya angka pengangguran di Halmahera Selatan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah mendorong pertumbuhan ekonomi

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
PENCAKER: Tampak ratusan Pencaker memadati lokasi Walk in Interview yang digelar Harita Nickel di Hotel Buana Lipu, Kecamatan Bacan, Halmahera Selatan, Senin (23/6/2025). Halmahera Selatan menempati posisi daerah dengan tingkat pengangguran terendah se Maluku Utara 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - BPS Maluku Utara merilis hasil survei angkatan kerja nasional (Sarkernas) periode Februari 2025.

Dalam survei tersebut, jumlah penduduk usia kerja di Maluku Utara tercatat sebanyak 1.004.713 orang (satu juta lebih). 

Jumlah penduduk pada periode survei tersebut meningkat 27.813 ribu jiwa atau 1,80 persen dibanding Februari 2024.

Sementara itu jumlah angkatan kerja mencapai 695.143 ribu naik 23.239 ribu atau 3,47 persen.

Baca juga: Program CKG di Halmahera Selatan Sedot Rp 8 Miliar, Dinkes Target 256 Ribu Jiwa

Dari data tersebut, Halmahera Selatan menempati posisi daerah dengan tingkat pengangguran terendah se Maluku Utara yakni 2,00 persen.

Sementara daerah dengan tingkat pengangguran tertinggi yaitu Kota Ternate 6,42 persen.

Kemudian disusul Halmahera Utara 6,20 persen, Halmahera Timur 4,32 persen, Pulau Morotai 4,21 persen

Berlanjut Halmahera Barat 3,53 persen, Kota Tidore Kepulauan 3,49 persen, Halmahera Tengah 3,34 persen, Pulau Taliabu 2,83 persen dan Kepulauan Sula 2,57 persen.

Kepala BPS Halmahera Selatan Muhammad Budiman Johra menjelaskan, rendahnya angka penganguran sejalan dengan tren pertumbuhan ekonomi Helmahera Selatan yang tercatat tertinggi di Maluku Utara pada tahun 2024.

Di mana pertumbuhan ekonomi dari 2022 sebesar 27,82 persen, sementara periode 2023–2024 sebesar 23,95 persen.

"Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan ekonomi meskipun laju pertumbuhannya sedikit melambat, "ujar Budiman, Selasa (23/9/2025).

Menurutnya, rendahnya angka pengangguran merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah mendorong pertumbuhan ekonomi.

Karena jika ekonomi tumbuh, maka berdampak pada penyerapan tenaga kerja.

"Pertumbuhan ekonomi itu berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan tingkat pengangguran menjadi terendah di Maluku Utara, "tandasnya.

Apa itu pengangguran?

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved