Minggu, 3 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kemenkum Malut

Warisan Tradisi Sangaji Gamrange, Tarian Bon Mayu Halteng Masuk Daftar Kekayaan Intelektual Komunal

Tarian Bon Mayu merupakan sebuah gerak tari topeng yang mengekspresikan tradisi maritim masyarakat pesisir Halmahera Tengah

Tayang:
Dok. Kemenkum Malut
TARIAN - Penampilan Tarian Bon Mayu oleh warga Halmahera Tengah. Tarian topeng tradisional ini menjadi ekspresi budaya maritim masyarakat pesisir dan kini dilindungi negara sebagai kekayaan intelektual komunal 

TRIBUNTERNATE.COM Tarian Bon Mayu merupakan sebuah gerak tari topeng yang mengekspresikan tradisi maritim masyarakat pesisir Halmahera Tengah, yang sejarah sosio kultural berada dalam wilayah Sangaji (Adipati) Gamrange (Tiga Negeri) yaitu Weda, Patani dan juga Maba.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara, Budi Argap Situngkir, menyampaikan bahwa berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum).

Tarian Bon Mayu telah tercatat sebagai ekspresi budaya tradisional yang dilindungi negara, sebagai upaya pelestarian pertunjukan seni masyarakat lokal yang lahir dari tradisi maritim masyarakat pesisir Halmahera Tengah.

Baca juga: Bambu Tada, Musik Tradisional Halmahera Tengah Masuk Kekayaan Intelektual Komunal

“Ekspresi budaya tradisional adalah segala bentuk ungkapan karya cipta, baik berupa benda maupun tak benda, atau kombinasi keduanya, yang menunjukkan keberadaan suatu budaya tradisional dan diwariskan secara komunal dari satu generasi ke generasi lainnya."

"Seperti tari, seni, kerajinan tangan, narasi, dan ekspresi artistik lainnya yang merefleksikan identitas dan nilai-nilai suatu masyarakat,” ujar Argap Situngkir dalam keterangannya, Kamis (2/10/2025).

Baca juga: Cuaca Maluku Utara Besok Sabtu 4 Oktober 2025, BMKG Prediksi Kota Ternate Cerah

Pelindungan ekspresi budaya tradisonal sebagai kekayaan intelektual komunal bertujuan untuk pelestarian tradisi budaya tradisional masyarakat secara turun temurun yang dapat memberikan manfaat bagi pariwisata, dan ekonomi masyarakat lokal. 

Dalam catatan di laman DJKI, Tarian Bon Mayu merupakan tarian adat untuk memberikan semangat juang bagi para lelaki sebagai rangkaian pesta adat sebelum mengarungi lautan untuk pergi berperang atau mencari nafkah. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved