Minggu, 12 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pengeroyokan di Halsel

Dua Pelajar di Halmahera Selatan Jadi Korban Pengeroyokan, Wajah Lebam dan Pelipis Pecah

Dua siswa SMA di Halmahera Selatan, Maluku Utara, bernama Ahmad Ifinubun (17) dan Farhan Mutasin (17), dikeroyok hingga babak belur

TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
PENGEROYOKAN - Dua siswa SMA di Halmahera Selatan, Maluku Utara, saat mendatangi SPKT Polres untuk membuat laporan, Senin (20/10/2025). 

 

Ringkasan Berita:
  • Dua siswa SMA di Halmahera Selatan, Maluku Utara, bernama Ahmad Ifinubun (17) dan Farhan Mutasin (17), dikeroyok hingga babak belur.
  • Peristiwa ini terjadi pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIT di depan SMA Misbahul Aulad Bacan di Desa Marabose, Kecamatan Bacan.
  • Ahmad Ifinubun yang merupakan siswa SMA Alkhairaat Labuha, mengalami lebam di wajah dan pelipis mata kanan pecah.

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Dua siswa SMA di Halmahera Selatan, Maluku Utara, bernama Ahmad Ifinubun (17) dan Farhan Mutasin (17), dikeroyok hingga babak belur.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIT di depan SMA Misbahul Aulad Bacan di Desa Marabose, Kecamatan Bacan.

Ahmad Ifinubun yang merupakan siswa SMA Alkhairaat Labuha, mengalami lebam di wajah dan pelipis mata kanan pecah. 

Baca juga: Rayakan Hari Santri Nasional 2025, Kemenag Maluku Utara Tanam 425 Pohon

Sementara rekannya, Farhan Mutasin, siswa SMA Misbahul Aulad Bacan, mengalami bengkak di wajah.

Mereka dikeroyok sejumlah siswa SMA Misbahul Aulad Bacan saat hendak pulang sekolah.

"Saya datang jemput teman saya (Farhan Mutasin) untuk pulang, tiba-tiba mereka pukul," ujar Ahmad saat ditemui Tribunternate.com di SPKT Polres Halmahera Selatan.

Menurut Ahmad, ia dipukul dengan batu hingga pecah. Seragmnya seketika dilumurih darah.

"Bukan cuma pukul pakai tangan, tapi pakai batu. Saya tidak kenal pasti yang pukul saya, tapi mereka juga anak sekolah," jelasnya.

Ahmad mengungkapkan, telah membuat laporan di Polres Halmahera Selatan. Ia berharap polisi dapat menangkap para pelaku.

"Kejadian ini di luar sekolah, jadi saya lapor ke polisi. Saya tidak pernah ada masalah dengan mereka, tapi mereka keroyok saya," tandasnya.

Baca juga: Program Bantuan Ibu Hamil dan Menyusui Khusus PNS Halmahera Timur Efektif Tahun Depan

Terpisah, Kasih Humas Polres Halmahera Selatan, AKP Sunadi Sugiono, membenarkan adanya laporan pengeroyokan terhadap 2 siswa SMA tersebut.

Ia memastikan setiap laporan warga akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Pastinya setiap laporan akan ditindaklanjuti. Sementara laporan masih di SPKT, nanti dibawa ke Reskrim," ujar Sunadi. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved