Pemkab Halmahera Selatan
10.128 KPM di Halmahera Selatan Terima BLTS Kesra Kemensos
Sebanyak 10.128 KPM di Halmahera Selatan, Maluku Utara, menerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BTS) Kesra dari Kemensos
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 10.128 KPM di Halmahera Selatan, Maluku Utara, menerima BLTS Kesra dari Kemensos.
- Penyaluran BLTS Kesra ini untuk tiga bulan, yakni Oktober, November dan Desember. Yang mana, masing-masing KPM diberi uang tunai Rp900 ribu.
- Tujuan penyaluran BLTS Kesra adalah Bansos terbaru yang diberikan kepada masyarakat miskin yang selama ini belum mendapat Bansos seperti PKH dan BPNT.
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Sebanyak 10.128 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Halmahera Selatan, Maluku Utara, menerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BTS) Kesra dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Penyaluran BLTS Kesra ini untuk tiga bulan, yakni Oktober, November dan Desember. Yang mana, masing-masing KPM diberi uang tunai Rp900 ribu.
Kepala Dinas Sosial Halmahera Selatan, Fadjri S. Kambey, menjelaskan bahwa tujuan penyaluran BLTS Kesra adalah bantuan sosial (Bansos) terbaru yang diberikan kepada masyarakat miskin yang selama ini belum mendapat Bansos seperti PKH dan BPNT.
Baca juga: Temui Komisi III DPRD Taliabu, Warga Sahu Tuntut Perubahan Nama Pelabuhan
Ia mengatakan, penyaluran BLTS Kesra bertujuan mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin dan mempertahankan daya beli.
"Senin kemarin kami telah menyerahkan secara simbolis kepada 28 KPM di Kantor Pos Labuha," kata Fadjri dalam keterangannya, Selasa (25/11/2025).
Lebih lanjut, Fadjri bilang proses verifikasi penerima manfaat BLTS Kesra dilakukan secara berjenjang.
Mulai dari desa didampingi petugas sosial, kemudian tingkat kecamatan dan dilakukan pendataan hingga diteruskan ke Kemensos.
“BLTS Kesra ini adalah bansos terbaru yang diinisiasi Kemensos. Sasaran utamanya adalah masyarakat miskin yang selama ini belum tersentuh bantuan lain yang penyalurannya melalui Kantor Pos," tuturnya.
Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 10 Kurikulum Merdeka Halaman 55-58, Penilaian Pengetahuan Bab 2
Ia mengaku, bantuan ini dinilai mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil.
Fadjri juga berharap agar bantuan tersebut digunakan secara bijak oleh para penerima.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pokok dan memberi dampak langsung bagi kesejahteraan keluarga penerima,” tandasnya. (*)
| Puluhan Pangkalan Kayu di Halmahera Selatan Ditutup Sementara, Terindikasi Masalah Izin Bahan Baku |
|
|---|
| Realisasi PAD Halmahera Selatan Triwulan I 2026 Tak Capai 25 Persen, Begini Penjelasannya |
|
|---|
| Kasus Stunting Masih Tinggi, Dinkes Halmahera Selatan Dorong Optimalisasi Program Imunisasi |
|
|---|
| Dinkes Halmahera Selatan Larang Operasi 7 Dapur MBG karena Belum Kantongi SLHS |
|
|---|
| Dugaan Pengkondisian Proyek Jalan di Kastim Halmahera Selatan Dilaporkan ke Polisi, Seret 2 Pejabat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/blts-kemensos.jpg)