Sabtu, 11 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Banjir di Halsel

Desa Tabapoma Dihantam Banjir Rob, Warga Minta Pemkab Halmahera Selatan Bangun Talut

Saat ini banjir rob yang menggenangi rumah sudah surut, aktivitas warga masih normal meski meningkatkan kewaspadaan adanya banjir susulan

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
BENCANA: Kondisi Desa Tabapoma, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Halmahera Selatan usai diterjang banjir rob, Senin (5/1/2026) sore 
Ringkasan Berita:1. Banjir rob landa Desa Tabapoma di Kecamatan Bacan Timur Tengah, Halmahera Selatan
2. Banjir ini terjadi akibat gelombang air laut tinggi disertai angin kencang, dan air pasang
3. Akibat kejadian tersebut, warga desa yang rumahnya berada di pesisir pantai tergenang

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Banjir Rob dilaporkan menghantam Desa Tabapoma, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Senin (5/1/2026).

Banjir ini terjadi akibat gelombang air laut tinggi disertai angin kencang, dan air pasang.

Akibat kejadian tersebut, warga desa yang rumahnya berada di pesisir pantai tergenang.

Meski begitu air laut yang menggenangi rumah saat ini sudah surut.

Baca juga: Kepala Dinas PUPR Halmahera Selatan Idham Pora Dilaporkan ke Polisi, Ini Kasunya

Namun aktivitas warga masih normal meski meningkatkan kewaspadaan adanya banjir susulan.

Dedi Fauji, warga setempat mengatkan, banjir bob bukan kali pertama melainkan sudah berulang kali.

BENCANA: Kondisi Desa Tabapoma, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Halmahera Selatan usai diterjang banjir rob, Senin (5/1/2026) sore
BENCANA: Kondisi Desa Tabapoma, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Halmahera Selatan usai diterjang banjir rob, Senin (5/1/2026) sore (Istimewa)

"Banyak rumah-rumah di pesisir pantai harus terendam banjir akibat peristiwa ini."

"Saya dan warga lainnya juga merasa terganggu atas keselamatan kami, "katanya kepada Tribunternate.com, Selasa (6/1/2026).

Ia pun berharap berharap musibah ini mendapat perhatian khusus dari Pemkab Halmahera Selatan.

Baca juga: Kejari Halmahera Selatan Buru DPO Terpidana Illegal Fishing, 2 Orang Serahkan Diri

Selain itu warga juga meminta pembangunan talut penahan ombak sehingga kejadian banjir rob tidak terjadi lagi.

"Selaku warga desa, kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah dalam hal ini dinas terkait."

"Kalau boleh segera dibangun talut penahan ombak agar keselamatan warga di pesisir juga terjaga, "tutup Dedi. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved