Pemkab Halmahera Selatan
70 Lansia di Halmahera Selatan Diwisudakan, Helmi: Pendidikan Tidak Kenal Usia
Lansia yang diwisuda merupakan siswa-siswi dari Bina Keluarga Lansia Nango Gogaho Desa Kaireu, BKL Marimoi Desa Nyonyifi, BKL Pasir Putih Desa Baban
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. 70 siswa-siswi Lansia di Halmahera Selatan ikut wisuda angkatan kedua dalam program Sekolah Lansia Tangguh
2. Prosesi wisuda ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Jl. Kebun Karet Putih, Kecamatan Bacan Selatan, Kamis (15/1/2026)
3. Puluhan wisudawan tersebut merupakan siswa-siswi dari Bina Keluarga Lansia (BKL) Nango Gogaho Desa Kaireu, BKL Marimoi Desa Nyonyifi, BKL Pasir Putih Desa Babang dan BKL Desa Tawa
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Sebanyak 70 siswa-siswi lanjut usai (Lansia) di Halmahera Selatan, Maluku Utara ikut wisuda angkatan kedua dalam program Sekolah Lansia Tangguh.
Prosesi wisuda ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Jl. Kebun Karet Putih, Kecamatan Bacan Selatan, Kamis (15/1/2026).
Puluhan wisudawan tersebut merupakan siswa-siswi dari Bina Keluarga Lansia (BKL) Nango Gogaho Desa Kaireu, BKL Marimoi Desa Nyonyifi, BKL Pasir Putih Desa Babang, dan BKL Desa Tawa.
Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin menjelaskan, Sekolah Lansia adalah bentuk pendidikan informal sepanjang hayat yang dirancang khusus bagi para lanjut usia.
Baca juga: UMP Maluku Utara Naik 3 Persen, Begini Tanggapan Kadisnaker Halmahera Selatan Daud Djubedi
Hal ini dilakukan guna meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku, serta keterampilan para lansia agar mampu menjalani masa tua lebih bermakna dan berkualitas.
"Usia bukan penghalang belajar. Jadi melalui sekolah Lansia, diharapkan memberi kualitas hidup yang baik. Dan yang namanya pendidikan, tidak kenal usia, "kata Helmi saat sambutan.
Berdasarkan data, jumlah Lansia di Halmahera Satan tercatat sebanyak 10 ribu atau 17 persen dari total jumlah penduduk.
Baca juga: Bassam Kasuba Tunjuk Abdillah Kamarullah Jabat Plt Sekda Halmahera Selatan
Helmi mengatakan, melalui Sekolah Lansia, para peserta dibekali pemahaman tentang konsep Lansia tangguh yang mencakup tujuh dimensi penting.
Di antaranya adalah spritual, fisik, emosional, intelektual, sosial, profesional-vokasional, serta kepedulian terhadap lingkungan.
"Semua ini menjadi bekal berharga agar para Lansia tetap aktif, mandiri dan percaya diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari," pungkas Helmi. (*)
| Tinta dan Blanko KTP Habis, Wakil Bupati Halsel Soroti Kinerja Kadis Dukcapil |
|
|---|
| Pemkab Halmahera Selatan dan FKUB Gelar Deklarasi Damai, Berikut 5 Poin yang Disepakati |
|
|---|
| Seleksi Jabatan Sekkab Halmahera Selatan, 2 Nama Saingi Abdillah Kamarullah, Siapa yang Dilantik? |
|
|---|
| Sejumlah Aset Pemkab Halmahera Selatan Dibiarkan Nganggur, Ketua KNPI: Ini Problem Serius |
|
|---|
| Proyek Pelabuhan Semut di Halmahera Selatan Senilai Rp 58 Miliar Ternacam Putus Kontrak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Wisuda-sekolah-lansia-tangguh-di-Halmahera-Selatan.jpg)