Jumat, 10 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

KM Intim Teratai Kandas

Ini Penyebab KM Intim Teratai Kandas di Perairan Pulau Makian Halmahera Selatan

"Mesin tidak mati, mesin tetap berfungsi. Kapal kandas karena menabrak karang, "ungkap petugas Kesyahbandaran UPP Halmahera Selatan Harimulyo

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
KAPAL KARAM: Insiden KM Intim Teratai dilaporkan karam di perairan sekitar Pulau Makian, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Selasa (17/2/2026). Penyebab karamnya kapal bukan karena mati mesin 

Ringkasan Berita:1. UPP Halmahera Selatan mengungkap penyebab KM Intim Teratai kandas di perairan Pulau Makian
2. Kapal tersebut dilaporkan kandas pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 04:45 WIT dinihari dengan membawa penumpang sekitar 223 orang
3. KM Intim Teratai sendiri bertolak dari Pelabuhan Kupal dengan tujuan Pelabuhan Bastiong sekitar pukul 21.30 WIT

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pihak Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Halmahera Selatan, Maluku Utara mengungkap penyebab KM Intim Teratai kandas di perairan Pulau Makian.

Kapal tersebut dilaporkan kandas pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 04:45 WIT dinihari dengan membawa penumpang sekitar 223 orang.

KM Intim Teratai sendiri bertolak dari Pelabuhan Kupal dengan tujuan Pelabuhan Bastiong sekitar pukul 21.30 WIT.

Berdasarkan keterangan petugas Kesyahbandaran UPP Halmahera Selatan Harimulyo Arifin, kondisi cuaca pada awal pelayaran terpantau baik hingga kapal memasuki perairan Kayoa.

Baca juga: Update: 6 Penumpang KM Intim Teratai Selesai Dirawat di RSUD Chasan Boesoirie Malut

Namun saat kapal menuju Pulau Makian, kondisi cuaca mulai berubah. Karena itu, kapten memutuskan untuk mengambil jalur dalam.

"Saat itu gelombang laut menghantam kapal hingga akhirnya kandas setelah menabrak karang di perairan Pulau Makian, "jelas Harimulyo kepada Tribunternate.com, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, insiden tersebut bukan disebabkan oleh kerusakan mesin, sebagaimana informasi yang sempat beredar di masyarakat.

"Mesin tidak mati, mesin tetap berfungsi. Kapal kandas karena menabrak karang, "tegasnya.

Pasca kejadian, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat ke Desa Sebelei, Kecamatan Makian Barat. 

Selanjutnya, para penumpang diberangkatkan menuju Kota Ternate menggunakan kapal milik Basarnas serta kapal milik KSOP Ternate.

Sementara itu, kondisi kapal dilaporkan sempat kemasukan air sehingga sejumlah barang milik penumpang terdampak. 

Harimulyo mengaku belum bida memastikan terkait data pasti total kerugian, baik dari pihak penumpang maupun pemilik kapal.

“Kerugian belum bisa dipastikan. Namun dipastikan ada kerugian, baik dari penumpang maupun pemilik kapal,” tandasnya.

Berdasarkan manifest, total penumpang KM Intim Teratai yang diberangkatkan dari Pelabuhan Kupal, Halmahera Selatan ke Pelabuhan Bastiong, Kota Ternate sebanyak 144.

Baca juga: Ditpolairud-Ditkrimsus Polda Malut Selidiki Insiden KM Intim Teratai

Tetapi saat proses evakuasi ke Kota Ternate, total penumpang tercatat sebanyak 236 orang.

Itu terdiri dari evakuasi pertama menggunakan kapal KPLP membawa 54 penumpang, evakuasi kedua menggunakan kapal Basarnas Pandudewanata membawa 137 penumpang, dan evakuasi ketiga menggunakan KM Wibisana membawa 45 penumpang.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kapal kandas tersebut. Tetapi ada 14 penumpang terpaksa diberi penanganan medis karena alami luka. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved