Pemprov Malut
Sinergi Tekan Inflasi, TPID Maluku Utara dan Pemkot Ternate Gelar GPM
GPM bukan sekadar upaya stabilisasi harga, melainkan langkah nyata pemerintah untuk memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Dok Humas Pemprov Maluku Utara
PANGAN: Suasana GPM yang diinisiasi TPID Maluku Utara yang berlangsung Kota Ternate, Sabtu (21/2/2026). GPM bukan sekadar upaya stabilisasi harga, melainkan langkah nyata pemerintah untuk memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat
Minyak Kita: Rp15.000 /liter
Gula Pasir: Rp18.000 /kg
Bawang Merah: Rp50.000 /kg
Bawang Putih: Rp45.000 /kg
Baca juga: Sekkot Ternate Rizal Marsaoly Hadiri GPM, Aksi Pengendalian Inflasi dan Perkuat Daya Beli
Cabai Rawit: Rp75.000 /kg
Cabai Merah Keriting: Rp35.000 /kg
Pemerintah berharap GPM dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat di tengah kondisi ketergantungan pasokan dari luar daerah. (*)
Berita Terkait:#Pemprov Malut
| Pemprov Maluku Utara Percepat Penanganan Dampak Bencana di Sektor Pendidikan |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Dorong Kehadiran PTUN di Sofifi, Dekatkan Akses Keadilan bagi Masyarakat |
|
|---|
| Kolaborasi Maluku Utara dan Korea Selatan: Dorong Industri Berkelanjutan |
|
|---|
| SKM Online Dorong Layanan Publik Malut Meningkat, Capaian Tembus 127 Persen |
|
|---|
| Gelombang Tinggi 15–18 April 2026, Gubernur Malut Ingatkan Risiko Kecelakaan Laut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Suasana-GPM-yang-berlangsung-Ternate-Sabtu-2122026.jpg)