Opini
Rolemodel Hikmah Puasa Ramadan
Puasa Ramadan adalah ibadah ritual spiritual yang komprehensif dan sarat makna. Sebagaimana firman Allah, puasa diwajibkan bagi umat Islam
Puasa Ramadhan di abad modern saat ini makna dan hikmahnya adalah membentuk generasi Islam yang siap berpuasa dari keramaian gemerlap kota, puasa dari pesta dan kesenangan, puasa dari tour keliling, puasa arisan dan berkumpul berfoya-foya.
Wujud hikmah puasa di era modern adalah:
Pertama, masuk ke berbagai perpustakaan konvensional dan modern, membaca dan menganalisis ilmu pengetahuan, baik literasi konvensional maupun literasi digital, dari berbagai bahasa. Berdiam diri dan membaca berbulan-bulan, bertahun-tahun hingga kaya referensi, lalu keluar mengembangkan.
Kedua, masuk ke laboratorium berbulan-bulan, bertahun-tahun, menekuni riset dan eksperimen di segala dimensi untuk mewujudkan teknologi informasi dan komunikasi, kedokteran, pertanian, perikanan, transportasi, hingga astronautika.
Dua hal ini yang harus dilahirkan pada generasi Islam kini agar dapat ambil bagian dalam peradaban teknologi saat ini. Dua kunci ini harus menjadi role model generasi Islam dalam memaknai hikmah puasa: berpuasa dari keramaian kota dan masuk ke perpustakaan serta laboratorium, untuk dipersiapkan berkompetisi kelak dari bumi hingga luar angkasa.
Firman dan hadis yang dibawa Baginda tercinta Muhammad SAW mengajarkan bahwa untuk mendapatkan dunia dan akhirat hanya dengan ilmu pengetahuan. Untuk menembus luar angkasa pun hanya dengan ilmu pengetahuan.
| Menghidupkan Kembali 'Agent of Change' yang Mati di Layar Gadget |
|
|---|
| Perahu Saruma: Menuju Senyum Halmahera Selatan Berkelanjutan |
|
|---|
| Pancasila dan Masa Depan SDM Indonesia: Sebuah Agenda yang Terlupakan |
|
|---|
| Kasus Chromebook Rp 9,9 Triliun: Ketika Fakta Sidang Berhadapan dengan Drama Media Sosial |
|
|---|
| Tubuh Perempuan Bukan Wilayah Bebas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Opini-Kadri-Laetje.jpg)