Selasa, 5 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Indeks Kebhinekaan Sekolah di Maluku Utata Lampaui Rata-rata Nasional

"Ini kabar gembira karena sekolah-sekolah kita mampu menanamkan nilai kebhinekaan dengan baik, "ujar Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Abubakar Abdullah

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Sansul Sardi
PENDIDIKAN: Kepala Dikbud Maluku Utara Abubakar Abdullah. Ia mengapresiasi atas capaian indeks kebhinekaan sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB yang berhasil melampaui rata-rata nasional 
Ringkasan Berita:1. Capaian indeks kebhinekaan sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB yang berhasil melampaui rata-rata nasional diapresiasi
2. Yang mengapresiasi adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Abubakar Abdullah
3. Hasil tersebut menjadi indikator penting bahwa kualitas pendidikan tidak hanya dinilai dari aspek akademik, tetapi juga dari keberhasilan membangun karakter peserta didik

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIF - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Abubakar Abdullah mengapresiasi capaian indeks kebhinekaan sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB yang berhasil melampaui rata-rata nasional. Capaian ini merujuk pada hasil Asesmen Nasional 2026.

Menurut Abubakar, hasil tersebut menjadi indikator penting bahwa kualitas pendidikan tidak hanya dinilai dari aspek akademik, tetapi juga dari keberhasilan membangun karakter peserta didik.

“Ini tentu menjadi kabar menggembirakan. Sekolah-sekolah kita mampu menanamkan nilai kebhinekaan dengan baik, dan itu adalah bagian penting dari pendidikan,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ternate, Rabu (2/4/2026).

Sehari sebelumnya, Abubakar bersama Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sofyan, melakukan monitoring awal pembelajaran di SMA Negeri 4 Ternate.

Baca juga: Ramalan Shio Monyet April 2026: Karier Naik, Cinta Diuji

Dalam kunjungan tersebut, ia menerima laporan Rapor Pendidikan sekolah yang menunjukkan sejumlah indikator berada pada kategori “hijau”.

Beberapa indikator tersebut meliputi literasi, numerasi, kualitas pembelajaran, iklim inklusivitas, hingga indeks kebhinekaan.

Capaian ini dinilai mencerminkan performa positif dalam pengelolaan pendidikan di tingkat satuan sekolah.

Meski demikian, Abubakar mengingatkan bahwa masih ada sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian, seperti perbaikan fasilitas penerangan ruang belajar, kebersihan toilet, serta pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

Ia menegaskan bahwa seluruh SMA, SMK, dan SLB di Maluku Utara kini telah berada pada kategori hijau untuk indeks kebhinekaan.

Prestasi ini, menurutnya, harus dijaga secara konsisten dan ditingkatkan dari waktu ke waktu.

“Kami berharap capaian ini benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.

Baca juga: Ramalan Shio Monyet, Ayam, Anjing, Babi Besok Sabtu 4 April 2026: Karier, Cinta, Nomor Hoki

Lebih jauh, Abubakar menekankan pentingnya peran guru dan siswa sebagai agen perubahan dalam membangun toleransi dan hubungan sosial yang inklusif, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

“Nilai kebhinekaan tidak berhenti di sekolah. Guru dan siswa harus menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari, karena waktu belajar di sekolah terbatas,” tegasnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, lanjutnya, akan terus melakukan monitoring dan pengawasan agar pembentukan karakter berbasis kebhinekaan menjadi bagian integral dari sistem pendidikan, sekaligus memperkuat harmoni sosial di masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved