Rabu, 6 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gunung Dukono Erupsi

Erupsi Gunung Dukono di Halut 6 April 2026: Mengarah ke Barat, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

Gunung Dukono erupsi pada 6 April 2026 pukul 09.26 WIT dengan kolom abu setinggi 1.000 meter

Tayang: | Diperbarui:
TribunTernate.com
ERUPSI - Gunung Dukono erupsi pada 6 April 2026 pukul 09.26 WIT dengan kolom abu setinggi 1.000 meter. Abu vulkanik berwarna kelabu tebal mengarah ke barat, erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat. 
Ringkasan Berita:
  1. Gunung Dukono erupsi pada 6 April 2026 pukul 09.26 WIT dengan kolom abu setinggi 1.000 meter.
  2. Abu vulkanik berwarna kelabu tebal mengarah ke barat, erupsi masih berlangsung saat laporan dibuat.
  3. Status gunung berada di Level II (Waspada), warga diminta menjauhi radius 4 km dan menggunakan masker.

TRIBUNTERNATE.COM - Gunung Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara kembali mengalami erupsi pada Senin, 6 April 2026 pukul 09.26 WIT.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 2.087 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan terpantau condong ke arah barat.

Baca juga: Ramalan Shio Babi April 2026: Kesehatan Jadi Prioritas, Karier Bersinar

Aktivitas erupsi ini juga terekam pada alat seismograf dengan amplitudo maksimum 17 mm dan durasi sekitar 49,69 detik. Hingga laporan ini disusun, erupsi dilaporkan masih berlangsung.

Saat ini, status aktivitas Gunung Dukono berada pada Level II atau Waspada. Pihak berwenang mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk keselamatan masyarakat dan wisatawan.

Masyarakat di sekitar gunung serta pengunjung diimbau untuk tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Maluku Utara 6 April 2026: Halsel hingga Taliabu Berpotensi Diguyur Hujan

Selain itu, warga juga diminta untuk selalu waspada terhadap potensi sebaran abu vulkanik yang dapat berubah-ubah mengikuti arah angin.

Untuk mengantisipasi dampak terhadap kesehatan, masyarakat disarankan menyiapkan dan menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut saat terjadi hujan abu.

Gunung Dukono diketahui merupakan salah satu gunung api aktif di Maluku Utara yang sering mengalami erupsi dengan karakter letusan abu vulkanik secara periodik. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved