Sabtu, 9 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Pemprov Malut Fokus Rehabilitasi 50 Rumah Warga Desa Sibenpopo Pasca Bentrok

Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Disperkim fokus menangani kerusakan rumah warga di Desa Sibenpopo pasca bentrokan

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Istimewa
PEMBANGUNAN - Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Disperkim Maluku Utara, Zainudin. Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Disperkim fokus menangani kerusakan rumah warga di Desa Sibenpopo pasca bentrokan, Senin (6/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Disperkim fokus menangani kerusakan rumah warga di Desa Sibenpopo pasca bentrokan.
  2. Dari data sementara, sebanyak 94 rumah terdampak, dengan sekitar 50 unit direncanakan untuk direhabilitasi.
  3. Pemprov Malut dan Pemkab Halmahera Tengah membagi peran dalam penanganan pasca konflik, di mana provinsi menangani rehabilitasi rumah, sementara pembangunan rumah baru menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI— Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Maluku Utara bergerak cepat menangani kerusakan rumah warga akibat bentrokan antara Desa Sibenpopo dan Desa Banemo, Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah.

Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) Disperkim Maluku Utara, Zainudin, mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara, sedikitnya 94 rumah warga di Desa Sibenpopo mengalami kerusakan.

“Dari hasil koordinasi antara Kepala Dinas dan Bupati Halmahera Tengah, disepakati bahwa penanganan oleh pemerintah provinsi difokuskan pada rehabilitasi rumah. Sementara pembangunan rumah baru menjadi tanggung jawab pemerintah daerah Halmahera Tengah,” ujarnya, Senin (6/4/2026) di Sofifi.

Baca juga: Ramalan Shio Naga, Ular, Kuda, Kambing Besok Rabu 8 April 2026: Cinta, Karier, Nomor Hoki

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengantongi data awal dan segera melakukan asesmen lanjutan di lapangan guna memastikan jumlah rumah yang masuk kategori rehabilitasi.

“Kami sudah mengumpulkan data awal, dan hari ini kemungkinan dilakukan asesmen ulang untuk memastikan jumlah rumah yang akan direhabilitasi,” jelasnya.

Zainudin menambahkan, proses rehabilitasi akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan serta kebutuhan masing-masing rumah. Pemerintah juga mempertimbangkan aspirasi masyarakat agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan luas bangunan awal.

Baca juga: Unkhair Ternate Target 50 Persen Lolos Pendanaan P2MW 2026

“Untuk sementara, jumlah rumah yang akan direhabilitasi sekitar 50 unit. Namun, kami masih menunggu data final dari tim yang saat ini melakukan identifikasi,” katanya.

Terkait anggaran, ia menyebut masih dalam tahap perhitungan oleh tim teknis. Hal ini karena rehabilitasi yang dilakukan tidak mencakup seluruh bagian bangunan, melainkan hanya pada bagian tertentu.

“Rehabilitasi ini tidak bersifat total, hanya pada bagian seperti atap dan dinding sesuai tingkat kerusakan. Sedangkan untuk kerusakan berat akan ditangani oleh Pemda Halmahera Tengah,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved