Halmahera Selatan
Warga Bokimiake Halmahera Selatan Swadaya Perbaiki Jembatan Ambruk Akibat Gempa
Warga Desa Bokimiake, Halmahera Selatan, membangun secara mandiri jembatan yang ambruk akibat gempa 7,6 SR
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
Ringkasan Berita:
- Warga Desa Bokimiake, Halmahera Selatan, membangun secara mandiri jembatan yang ambruk akibat gempa 7,6 SR.
- Akses vital tersebut diperbaiki dengan swadaya karena belum ada penanganan langsung dari pemerintah.
- Jembatan sepanjang 80 meter yang menghubungkan aktivitas warga dan akses ke sekolah rusak akibat gempa.
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Warga Desa Bokimiake, Kecamatan Kayoa Barat, Halmahera Selatan, memilih membangun secara mandiri jembatan ambruk akibat dampak gempa bumi berkuakatan magnitudo 7,6 SR yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026).
Jembatan dengan panjang 80 meter lebih ini merupakan jalur penyebrangan vital warga Bokimiake dalam melintasi sungai. Jembatan tersebut juga menghubungkan SMP 54 Satap.
Jembatan penyebrangan tersebut berbahan kayu. Warga Bokimiake memulai perbaikan sejak Sabtu (4/4/2026). Bahan-bahan perbaikan jembatan itu, merupakan hasil patungan warga.
Baca juga: Pemprov Malut Fokus Rehabilitasi 50 Rumah Warga Desa Sibenpopo Pasca Bentrok
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan, Jakaruddin, mengaku timnya belum turun mengecek jembatan penyebrangan di Bokimiake pasca gempa.
Ia juga belum memastikan kapan peninjauan dilakukan untuk menghitung total kerusakan, dan total kerugian untuk kegiatan tanggap darurat berupa pembangunan ulang jembatan.
"Saya belum pastikan kapan torang (kami) turun tinjau lokasi secara langsung," kata Jakaruddin dalam keterangannya, Senin (6/4/3026).
Lebih lanjut, ia mengatakan sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Halmahera Selatan terkait jembatan yang ambruk akibat gempa.
Karena selain di Bokimiake, jembatan penyebrangan laut di Desa Hatejawa juga dilaporkan ambruk disebabkan dampak gempa di wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara.
Baca juga: Ramalan Shio Naga, Ular, Kuda, Kambing Besok Rabu 8 April 2026: Cinta, Karier, Nomor Hoki
Meski koordinasi telah dilakukan, Jakaruddin belum bisa memastikan kapan pihaknya akan meninjau lokasi secara langsung.
Ia menyebutkan, peninjauan akan dilakukan setelah koordinasi internal dan penjadwalan tim teknis selesai.
"Kami tunggu hasil koordinasi dengan Dinas PUPR dulu. Mungkin setelah itu baru kami sama-sama turun cek langsung lokasi," tandasnya. (*)
| Pemkab Halsel dan FKUB Deklarasi Damai, Ini 5 Poin Kesepakatan Pemuka Agama |
|
|---|
| Jaksa Kembalikan Berkas Kasus Tambang Ilegal di Obi Halmahera Selatan, Ini Alasannya |
|
|---|
| Pengantin Baru di Halmahera Selatan Raup Rp 420 Juta dari 'Bendera Uang' Tamu Undangan |
|
|---|
| Tiang Listrik di Jalan Babang-Wayaua Halmahera Selatan Ancam Pengendara |
|
|---|
| 9 Desa di Halmahera Selatan Rayakan Idulfitri Lebih Awal dari Pemerintah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/jembatan-bokimiake.jpg)