Selasa, 14 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

DPRD Halmahera Selatan

Terminal Labuha Tak Kunjung Difungsikan, DPRD Halsel Minta Bupati Evaluasi Dishub

Rencana Dinas Perhubungan Halmahera Selatan untuk mengaktifkan Terminal Labuha hingga kini belum terealisasi sejak digaungkan pada 2025

TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
PELAYANAN PUBLIK -Terminal angkutan umum Labuha, Halmahera Selatan, Maluku Utara tampak sepi, Senin (13/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Rencana Dinas Perhubungan Halmahera Selatan untuk mengaktifkan Terminal Labuha hingga kini belum terealisasi sejak digaungkan pada 2025.
  2. Akibatnya, angkutan umum masih beroperasi di pinggir jalan dan kawasan Tugu Ikan dijadikan terminal darurat. 
  3. DPRD menilai Kadishub tidak serius dan mendesak Bupati untuk melakukan evaluasi, serta berencana memanggil pihak terkait guna meminta penjelasan.

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Halmahera Selatan, Maluku Utara, fungsikan terminal angkutan umum Labuha, tak berprogress.

Paslanya sejak rencana tersebut digaungkan pada Juli 2025, hingga kini tak kunjung dilakukan. Angkutan umum rute Labuha-Babang dan Labuha-Kupal, tetap mengangkut penumpang di pinggiran jalan.

Bahkan kawasan Tugu Ikan di Desa Tomori, Kecamatan Bacan, dijadikan terminal darurat. Sementara di terminal Labuha, tetap jadi lokasi wahana anak-anak.

Baca juga: Musim Durian di Taliabu, Harga Murah Mulai 7 Buah Rp50 Ribu

Terminal angkutan umum Labuha diketahui dibangun sejak Maluku Utara masih berstatus kabupaten. Terminal ini sempat jaya pada masanya, dan menjadi pusat ekonomi Bacan.

Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Selatan, Ramly Manui, bungkam terkait rencana difungsikannya terminal angkutan umum Labuha.

"Nanti sudah," kata Ramly sambil berlalu saat ditemui di Kantor Bupati Halmahera Selatan, Senin (13/4/2026).

Menanggapi hal ini, anggota Komisi II DPRD Halmahera Selatan, Irawan Adam, menilai Ramly Manui tidak serius dengan rencana pengaktifan terminal tersebut. 

Politisi Partai Perindo ini pun mendesak Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba mengevaluasi kinerja Ramly Manui dan jajarannya di Dishub.

“Sebagai mitra strategis, kami menyarankan agar Bupati mengevaluasi Kadishub karena gagal mengupayakan bagaimana terminal angkutan umum itu bisa berfungsi,” ujar Irawan. 

Ia juga mengungkapkan bahwa semenjak Ramly Manui dilantik menjadi Kadishub Halmaher Selatan, komitmennya mengaktifkan terminal angkutan umum Labuha tidak terlihat.

Baca juga: Penyelesaian Tapal Batas Desa di Halmahera Selatan Terkendala Anggaran

Imbasnya, dalam satu tahun kepemimpinan Bassam Kasuba dan Helmi Umar Muchsin (Bassam-Helmi), tata kelola trayek angkutan umum amburadul.

Irawan juga menegaskan Komisi II DPRD Halmahera Selatan selaku mitra kerja Dushub, akan memanggil Ramly Manui untuk dimintau penjelasan.

“Karena tidak difungsikan, akibatnya area lampu merah dan tugu ikan menjadi terminal. Kami akan panggil bersangkutan, kami minta dia beri penjelasan detail," pungkas Irawan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved