Minggu, 26 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Virus Corona

Sibuk Rawat Pasien Virus Corona, Tim Medis China Terpaksa Pakai Popok Dewasa

Dampak merebaknya virus Corona, tim medis di China mengaku harus memakai popok dewasa dalam tugasnya merawat pasien virus Corona.

Editor: Sansul Sardi
EPA-EFE/STR
Tim medis memeriksa seorang pasien yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan pada 26 Januari 2020. 

Pernyataan yang sama juga disuarakan Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas.

Sementara Jepang juga memikirkan opsi mengeluarkan warganya dengan jalur darat.

Virus tersebut menjadi perhatian dunia karena disebut mirip Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) yang membunuh ratusan orang pada 2002-2003. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Arahan Kementerian Kesehatan RI

Sementara itu, hingga saat ini belum ada larangan penerbangan menuju dan dari China ke Indonesia, kecuali dari dan ke Kota Wuhan.

Kementerian Kesehatan RI menyarankan ke warga Indonesia untuk tidak berpergian sementara ke China untuk mengindari penularan virus corona.

Virus corona menyebabkan ribuan warga Wuhan terkena pneumonia.

Konferensi pers Kementerian Kesehatan terkait kondisi dan pencegahan Virus Corona di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).
Konferensi pers Kementerian Kesehatan terkait kondisi dan pencegahan Virus Corona di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020). (Tribunnews/Apfia Tioconny Billy)

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Masyarakat Kementerian Kesehatan RI Anung Sugihartono mengatakan, virus corono bisa dicegah asal tidak didekati.

"Tidak ada travel banned dan travel warning, tapi travel advisories supaya kalau tidak sakit, jangan dekat-dekat ke tempat penyakit," kata Anung Sugihartono.

Tak Bisa Bahasa Inggris, Ketua Kesultanan Selaco Klaim Akrab dengan Barack Obama: Sering Chattingan

Donald Trump Tawarkan Bantuan ke China untuk Kendalikan Virus Corona: Para Ahli Kami Luar Biasa!

"Sebanyak apapun (virus corona), kalau kita nggak ketemu ya nggak akan sakit," lanjut Anung Sugihartono di Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).

Ia mengingatkan, sampai saat ini belum ada kepastian cara penularan virus corona. Sebab virus ini masih baru.

Cara yang paling tepat saat ini adalah mengindari virus tersebut.

Selain tidak mengunjungi pusat virus, cara menghindari bisa juga tidak bersentuhan dulu dengan orang sakit yang dapat menularkan virus, misalnya menggunakan masker.

Situasi terkini Pasar Seafood Huanan di Wuhan yang ditutup total. Sebelumnya (inzet) sangat ramai. Pasar ini diduga sebagai sumber menyebarnya virus corona
Situasi terkini Pasar Seafood Huanan di Wuhan yang ditutup total. Sebelumnya (inzet) sangat ramai. Pasar ini diduga sebagai sumber menyebarnya virus corona (twitter @@USANow10)

"Penularan virus corona belum diketahui. Tapi diduga lewat kontak langsung, udara. Kalau yang batuk bisa pakai masker. Kalau di dekat orang batuk, kita melindungi diri," kata Anung Sugihartono.

Terkait wabah pneumonia akibat virus corona yang terjadi di Wuhan, banyak yang menyerang saluran pernapasan sehingga gejalanya bisa berupa batuk kering sampai berat, demam kemudian sesak.

Langkah antisipasi paling tepat saat ini adalah menjaga imunitas tubuh, kebersihan, dan kesehatan.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Saking Sibuknya Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis China Terpaksa Pakai Popok Dewasa

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved