Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Tanggapan BMKG Soal Intensitas Gempa di Maluku Naik: Itu Kondisi Normal, Rerata 4 Kali Gempa Perhari

Tanggapan BMKG Soal Intensitas Gempa di Maluku Naik: Itu Kondisi Normal, Rerata 4 Kali Gempa Perhari

Editor: Sansul Sardi
ntnews.co.au
Ilustrasi gempa 

TRIBUNTERNATE.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ambon menganggapi soal kenaikan intensitas gempa di Maluku yang semakin naik.

BMKG memastikan meningkatnya intesitas gempa dalam satu bulan terakhir adalah kondisi yang normal. 

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Geofisika BMKG Ambon, Andi Azhar Rusdin menyatakan gempa bumi terjadi setiap harinya.

Dari catatan mereka, di kondisi normal, rata-rata gempa terjadi empat kali dalam sehari.

Baca juga: Irjen Refdi Andri Jabat Kapolda Maluku Gantikan Baharudin Djafar

Baca juga: Kapolda Maluku Minta Kapolres SBT Polisikan Kader Golkar Maluku, Dinilai Coreng Nama Institusi?

“Normalnya rata-rata empat kali gempa setiap hari dengan kekuatan magnitude, 1 keatas. Namun tidak semua kejadian diinformasikan. Biasanya, hanya gempa magnitud 3 keatas dan 3 kebawah namun dirasakan,” kata Andi, Senin siang (23/11/2020). 

Lanjutnya dijelaskan, dalam setiap kejadian gempa berkekuatan besar, akan terjadi pergeseran blok batuan di kerak bumi yang sangat luas.

Pergeseran tersebut membawa energi yang besar sehingga terjadi ketidakseimbangan atau ketidakstabilan di zona tersebut.

"Adanya proses mencari keseimbangan akan menghasilkan tumbukan yang menyebabkan gempa,” jelasnya.

Di Maluku sendiri memiliki dua sumber gempa, yakni pertemuan lempeng serta sumber patahan lokal baik di laut maupun di darat.

“Pertemuan lempeng itu sendiri yang memanjang dari selatan Maluku melintas di bagian timur hingga di utara Pulau Seram itu sendiri. Selain itu, ada sumber dari patahan lokal, baik di darat maupun laut di masing-masing pulau,” ungkapnya.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Banda Naira Maluku Tengah Diterapkan, Siswa Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Baca juga: Kata Wamendag Soal Nilai Eksport Maluku Naik 140,8 Persen: Produk Lokal Ada di Daerah, Kembangkan

Dengan kondisi tersebut, Maluku menjadi salah saju wilayah di Indonesia yang berpotensi tinggi terjadi gempa.

Dalam catatan stasiun Geofisika BMKG Ambon, dalam kurun waktu Januari hingga akhir November 2020 telah terjadi 2884 kali gempa, 129 gempa diantaranya dirasakan.

“Tidak ada dampak gempa yang signifikan sejauh ini. Hanya saja di awal tahun, terdapat sejumlah kerusakan ringan pada bangunan saat gempa mengguncang wilayah Kobi,” ungkapnya.

Andi pun menghimbau warga untuk tidak khawatir serta pahami evakuasi mandiri.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunambon.com dengan judul Intensitas Gempa di Maluku Naik, BMKG : Itu Kondisi Normal, Rerata 4 Kali Gempa Perhari

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved