Terkini Internasional
Akhir 2021, Negara-negara Kaya Diperkirakan Punya Surplus 1,2 Miliar Dosis Vaksin Covid-19
Negara-negara kaya di dunia berpotensi memiliki surplus lebih dari satu miliar dosis vaksin Covid-19 pada akhir tahun 2021 mendatang.
Sementara, cakupan vaksinasi di Afrika baru 2 persen, katanya.
Pernyataan Tedros Adhanom Ghebreyesus juga digaungkan oleh John Nkengasong, kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (CDC Afrika).
John Nkengasong menggambarkan peluncuran vaksin di kawasan Afrika sebagai "kekecewaan total".
Pada Minggu, mantan Perdana Menteri Inggris Gordon Brown menuding negara-negara kaya memicu "kemarahan moral" dengan menimbun vaksin Covid-19, sementara negara-negara miskin kesulitan untuk mendapatkan pasokan vaksin.
Gordon Brown, yang merupakan utusan khusus PBB, meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan para pemimpin negara Group of Seven (G7) lainnya untuk segera mengirimkan vaksin dari gudang di Amerika dan Eropa ke wilayah Afrika.
"Kita berada dalam perlombaan 'senjata' baru - yakni menyuntikkan vaksin ke masyarakat secepat mungkin - tetapi ini adalah perlombaan senjata di mana negara-negara Barat memiliki cengkeraman kuat pada ketersediaan pasokan vaksin," kata Gordon Brown.
Penimbunan juga telah membuat pembagian vaksin oleh negara-negara G7 kepada Afrika dan negara-negara berpenghasilan rendah tertunda, tambah Brown.
Sementara, Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta negara-negara G20 untuk menukar jadwal pengiriman vaksin jangka pendek dengan COVAX, untuk memenuhi janji pembagian vaksin pada akhir bulan ini.
Ia juga meminta mereka untuk memfasilitasi dan mendukung pembuatan vaksin regional dengan berbagi teknologi, pengetahuan dan kekayaan intelektual.
Sumber: Al Jazeera
(TribunTernate.com/Rizki A.)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/vaksin-covid-hfbvij.jpg)