Breaking News:

Virus Corona

Catat Kasus Kematian 4.200 per Hari, WHO Perkirakan 2,2 Juta Orang Eropa Meninggal pada Maret 2022

WHO mengatakan bahwa total kematian di seluruh Eropa akibat Covid-19 kemungkinan akan melebihi 2 juta kasus pada Maret 2022.

JOE KLAMAR/AFP
ILUSTRASI Covid-19 di Eropa - Dalam foto: Seorang wanita berbelanja di pasar Naschmarkt yang akan segera ditutup di Wina, Austria di Wina, Austria pada 19 November 2021. 

Selain itu, pelonggaran protokol kesehatan yang makin meluas, seperti tak lagi memakai masker dan tidak menjaga jarak fisik sejak musim panas lalu juga telah menjadi penyebab lonjakan kasus Covid-19 di Eropa.

Masih banyaknya orang yang belum divaksinasi dalam kondisi di mana semakin banyak orang yang berkumpul di dalam ruangan dalam cuaca akhir musim gugur yang lebih dingin juga menyebabkan kenaikan kasus.

Baca juga: Covid-19 Eropa Melonjak, Republik Ceko Berlakukan Lockdown bagi Warganya yang Tidak Divaksinasi

Baca juga: Terjadi Lonjakan Kasus, Negara Uni Eropa Timur Kembali Terapkan Lockdown: Ini Benar-Benar Bencana

Tak berhenti sampai di situ, kemanjuran vaksin terhadap bentuk penyakit yang parah pun makin berkurang, dengan kata lain banyak orang dibiarkan rentan terhadap virus.

Dr Hans Kluge, Direktur Regional WHO untuk Eropa mengatakan bahwa penting bagi negara-negara di dunia untuk memberikan vaksin booster.

"Ini berarti [negara-negara perlu] mendapatkan dosis vaksin standar dan mengambil vaksin booster jika ditawarkan," kata Kluge.

"Tetapi, kita juga perlu memasukkan langkah-langkah pencegahan ke dalam rutinitas kita," lanjutnya.

Pengunjung memindai kode QR virus corona mereka di pasar Natal di Valkenburg, pada 14 November 2021 karena pasar Natal tahunan di gua-gua Valkenburg dapat berlanjut dalam bentuk yang disesuaikan, meskipun dikunci.
Pengunjung memindai kode QR virus corona mereka di pasar Natal di Valkenburg, pada 14 November 2021 karena pasar Natal tahunan di gua-gua Valkenburg dapat berlanjut dalam bentuk yang disesuaikan, meskipun dikunci. (Marcel Van Hoorn/ANP/AFP)

Kluge menyebut bahwa mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga sirkulasi udara dalam ruangan, menjaga jarak fisik hingga melakukan vaksinasi adalah cara sederhana dan efektif untuk mengendalikan virus.

"Kita semua memiliki kesempatan dan tanggung jawab untuk membantu mencegah tragedi yang tidak perlu."

"Kita perlu mencegah hilangnya nyawa dan membatasi gangguan lebih lanjut terhadap masyarakat dan bisnis selama musim dingin ini."

"Sementara, lockdown dan menutup sekolah adalah usaha terakhir untuk bsia menekan penyebaran," tambah Kluge.

Baca juga: Aturan Pelaksanaan Ibadah Natal 2021 PPKM Level 3: Gereja Bentuk Satgas Covid, Jemaat Maksimal 50%

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved