Terkini Internasional
Sejumlah Perusahaan Multinasional Kompak Mundur dari Rusia, Ada Disney, Apple, hingga Boeing
Sejumlah perusahaan multinasional, seperti Disney, Apple, hingga Boeing berbondong-bondong menghentikan operasional perusahaan mereka di Rusia.
Selain perusahaan-perusahaan tersebut, perusahaan teknologi besar seperti Apple juga telah berhenti menjual produknya di Rusia.
Pada Selasa (2/3/2022), perusahaan teknologi terbesar di dunia itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka "sangat prihatin" tentang invasi Rusia.
Mereka juga telah bergerak untuk membatasi akses ke layanan digital di dalam Rusia, seperti Apple Pay dan membatasi ketersediaan aplikasi media pemerintah Rusia di luar negeri.
Facebook atau Meta juga akan memblokir akses ke outlet berita Rusia RT dan Sputnik di seluruh Uni Eropa.
Meta juga mengatakan bahwa pihaknya telah menerapkan pembatasan algoritmik ke media pemerintah Rusia yang seharusnya mencegahnya muncul secara mencolok di umpan pengguna.
Twitter juga mengumumkan rencana untuk "mengurangi visibilitas dan amplifikasi" konten media pemerintah Rusia.
Baca juga: Ukraina Bentuk IT Army untuk Serang Rusia di Dunia Maya, Sejumlah Situs Rusia Berhasil Dilumpuhkan
Baca juga: Tepis Isu Melarikan Diri di Tengah Invasi Rusia, Presiden Ukraina Unggah Video: Saya Tetap di Sini
Kemudian, Netflix mengatakan bahwa mereka menolak untuk menayangkan saluran TV pemerintah Rusia di negara tersebut.
Sementara, Spotify mengatakan bahwa mereka telah menutup kantornya di Rusia "tanpa batas waktu".
Selain itu, mereka juga membatasi acara yang "dimiliki dan dioperasikan oleh media yang berafiliasi dengan pemerintah Rusia".
YouTube yang dimiliki oleh Google, mengatakan selama akhir pekan telah memblokir media pemerintah Rusia di Ukraina, termasuk RT.
Platform video juga mengatakan bahwa itu akan "secara signifikan membatasi rekomendasi untuk saluran-saluran ini."
Google dan YouTube juga mengatakan mereka tidak akan lagi mengizinkan outlet media pemerintah Rusia untuk menjalankan iklan atau memonetisasi konten mereka.
Perusahaan keuangan seperti Mastercard juga mengumumkan bahwa mereka telah "memblokir beberapa lembaga keuangan" dari jaringannya.
Hal itu dilakukan sebagai akibat dari sanksi anti-Rusia, dan akan "terus bekerjasama dengan regulator di hari-hari mendatang".
Visa juga mengatakan pada Selasa (2/3/2022) bahwa pihaknya mengambil langkah-langkah untuk mematuhi situasi yang berkembang.
(TribunTernate.com/Ron) (CNN Business)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/disneyyyk.jpg)