Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pria Cabuli Balita 4 Tahun hingga Luka Parah, Pelaku Sempat Pesta Miras dengan Orangtua Korban

Aksi pencabulan bocah terjadi di Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang pria berinisial DM nekat mencabuli balita berinisial BFM (4).

Editor: Ifa Nabila
Imago Images/Imagebroker via dw.com
Ilustrasi kekerasan pada anak. Aksi pencabulan bocah terjadi di Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang pria berinisial DM nekat mencabuli balita berinisial BFM (4). 

TRIBUNTERNATE.COM - Aksi pencabulan bocah terjadi di Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seorang pria berinisial DM nekat mencabuli balita berinisial BFM (4).

Pelaku juga sempat minum minuman keras bersama orangtua korban.

Baca juga: Suami Tega Sebar Foto dan Video Mesum Istri Disertai Nomor HP: Cuma Ngancam, Tak Ada Niatan Jual

Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Belu menahan DM.

Kepala Satreskrim Polres Belu Inspektur Polisi Satu (Iptu) Djafar Awad Alkatiri, mengatakan, kasus pencabulan itu terjadi di kos-kosan.

"Kejadiannya pada 5 Februari 2023 lalu dan kita tetapkan dia sebagai tersangka dan kita tahan dia," kata Djafar, kepada Kompas.com, Rabu (29/3/2023).

Djafar menuturkan, kejadian itu bermula pada 5 Februari 2023 sekitar pukul 17.00 Wita, pelaku DM bersama ayah korban berinisial NM, serta warga lainnya duduk di kos-kosan di wilayah Atambua Barat sambil mengonsumsi minuman keras (miras) Pelaku dan orangtua korban tinggal di kos-kosan yang sama.

Ketika para pelaku sedang minum miras, korban sedang bermain bersama teman temannya di areal kos-kosan.

Tak lama kemudian, pelaku yang sudah mabuk miras, lalu berjalan ke arah korban yang sedang asyik bermain bersama teman temannya.

Pelaku lalu menarik tangan korban dan membawanya ke kamar mandi. Korban pun ikut karena diimingi ice cream dan bola.

Saat berada di kamar mandi, korban lalu diperkosa hingga mengalami pendarahan hebat.

Pelaku berusaha membersihan darah di dalam kamar mandi dan sebagian tubuh korban.

Setelah itu, pelaku lalu membawa korban keluar dari kamar mandi.

Ketika keduanya keluar dari kamar mandi, langsung berpapasan dengan ibu korban yang saat ini sedang mencari keberadaan korban.

Korban yang menangis karena kesakitan, lalu menceritakan semua yang dialaminya kepada sang ibu.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved