Sofifi
DPRD Ungkap Sejumlah Kejahatan Pertambangan yang Beroperasi di Maluku Utara
DPRD Provinsi Maluku Utara ungkap kejahatan sejumlah pengusaha besar yang tak mau membayar pajak ke negara.
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI- DPRD Provinsi Maluku Utara ungkap kejahatan sejumlah pengusaha besar yang tak mau membayar pajak ke negara.
Wakil Ketua DPRD Maluku Utara, Sahril Taher mengatakan, sejumlah pengusaha pertambangan di Maluku Utara banyak menunggak pajak.
"Ini aneh ada kejahatan besar seperti tambang di Halmahera Tengah dan Halmahera Utara tapi mereka yang punya kewenangan pilih kasih,”katanya, Senin (10/7/2023).
Pajak yang belum dibayar perusahan besar-besar itu menurut Sahril yakni pajak kendaraan dan pajak permukaan air tanah.
“KPK temukan pajak tak dibayar sebesar Rp 2 miliar tapi tak disentuh,”keluhnya.
Baca juga: BPBJ Pemprov Maluku Utara Tutup Proses Lelang Bulan Ini
Menurut dia, pihaknya juga mempertanyakan kinerja inspektur tambang yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat.
"Bahkan juga tak pernah sama sekali disoroti komisi VII DPR RI, karena kami inginkan mereka itu juga harus turun ke daerah sikapi hal ini," pungkasnya.(*)
DPRD Maluku Utara Tinjau Pagar SMK N 2 Tidore yang Ambruk: Segera Usulkan Perbaikan |
![]() |
---|
Pj Gubernur Maluku Utara Minta Seluruh OPD Siap Hadapi Transisi Pemerintahan |
![]() |
---|
Kondisi Panti Asuhan PSAA Budi Sentosa di Ternate Memprihatinkan, Zen Kasim : Akan Direnovasi |
![]() |
---|
BPKAD Warning 7 OPD di Pemprov Maluku Utara yang Belum Serahkan Laporan Keuangan |
![]() |
---|
Akademisi Maluku Utara Dorong Seleksi Terbuka dalam Pembentukan Kabinet Sherly Laos - Sarbin Sehe |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.