Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sofifi

Dinas PUPR akan Tindaklanjuti Tawaran Komisi III DPRD Maluku Utara Soal Multiyears

Dinas PUPR Maluku Utara akan menindaklanjuti tawaran dan masukan dari komisi III DPRD Maluku Utara.

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/ Sansul Sardi
Plt Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Daud Ismail. 

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI- Dinas PUPR Maluku Utara akan  menindaklanjuti tawaran dan masukan dari komisi III DPRD Maluku Utara.

Hal tersebut dikemukakan  langsung Plt Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Daud Ismail usai rapat dengan komisi III DPRD di Gaya Hotel Ternate Jumat pekan kemarin, membahas evaluasi progres 21 paket multiyears.

'Memang tawaran-tawaran solusi dari komisi III juga ada dan akan kita tindak lanjuti terhadap kegiatan yang progresnya belum terlalu memadai itu," ucap dia.

Menurutnya, terkait dengan evaluasi pekerjaan paket multiyears terhadap jasa konsultasi. Karena memang ada beberapa pekerjaan secara progres belum terlalu memadai.

"Ini yang kemudian dari komisi III menyoroti itu," ujarnya.

Salah satu bentuk tindak lanjutnya, pihaknya akan memanggil baik PPK penyedia dan jasa konsultasi supaya bisa mendapat solusi bagaimana percepatan guna mengejar ketertinggalan dan keterlambatan pasti ada skema percepatan yang akan kita melihat itu.

"Jadi dari 21 kegiatan itu semuanya ada konsultan pengawasan," jelasnya.

Pihaknya juga ingin kembali lagi ke keseriusan dari penyedia untuk menyelesaikan pekerjaan multiyears ini yang sudah terhitung waktunya kurang sedikit lagi susah habis.

"Saya pastikan bahwa kita mengoptimalkan itu. Ini kan kegiatan multiyears jadi tidak ada alasan untuk soal dana," jelasnya lagi.

Baca juga: Anggota DPRD Farida Djama Sebut Siswa/siswi SMP Negeri 1 Ternate Bibit Pemimpin Masa Depan

Nah terkait dengan pembayaran ada beberapa kegiatan yang sudah mengajukan pembayaran tapi hingga saat ini kita dari pihak dinas sudah menindak lanjuti cuma sampai saat ini belum dicairkan.

"Dan persoalan pencarian kemudian bukan pada kami tapi pada pihak terkait lainnya," ungkapnya.

Ia menambahkan, sejauh ini yang pihaknya dapati itu belum  ada konsultan dilapangan. Meski diketahui semua material pekerjaan sudah ada dilapangan, cuman keterlambatan disebabkan karena kebanyakan dari pihak penyedia yang tidak optimal dalam melaksanakan kegiatan.

"Nah ini yang kemudian kita akan optimalkan. Dan mungkin dalam waktu dekat kita akan mengundang penyedia untuk bagaimana mencari solusi terbaik mempercepat kegiatan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved