Untuk itu, agar jargon Islam Rahmatan Lil 'Alamin terbukti nyata, sudah saatnya di sebagian komunitas nahdiyyin yang keras, kaku, saklek dan tidak moderat kembali menunjukkan perilaku sosial, keagamaan, ekonomi dan politik yang moderat, supaya tidak dicap sebagai orang munafiqin menurut Al-Qur'an. Wallahu a'lam bis shawab.
Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.