Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Kunker ke Halmahera Selatan, Ikbal Djabid Sebut Pengelolaan Aset di Maluku Utara Banyak Problem

Anggota Komite IV DPD RI, Ikbal Dajbid, kunjungan kerja (Kunker) ke Halmahera Selatan, Maluku Utara

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
KUNKER: Anggota Komite IV DPD RI Ikbal Dajbid (batik cokelat) saat berbincang dengan sejumlah pejabat lingkungan Pemkab Halmahera Selatan dalam kunjungan kerjanya, Selasa (9/1/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Anggota Komite IV DPD RI, Ikbal Dajbid, kunjungan kerja (Kunker) ke Halmahera Selatan, Maluku Utara, Selasa (9/1/2024).

Kunker yang dilaksanakan ini dalam rangka penyusunan Daftar Inventarisir Masalah (DIM) untuk rancangan Undang-Undang perubahan aset daerah.

Ikbal tampak menggelar pertemuan dengan Sekda Halmahera Selatan Safiun Radjulan dan sejumlah pejabat lainnya di ruang rapat Kantor Bupati, Jl Karet Putih, Bacan Selatan.

"Pertemuan tadi ini berhubungan dengan masalah aset, sehingga ada gambaran terkait kendala aset untuk kami sampaikan ke Menteri Keuangan. Karena saat ini DPD RI sedang membahas Undang-Undang tentang aset," ujar Ikbal usai menggelar pertemuan.

Ia menyebut, pengelolaan aset daerah di Maluku Utara, banyak menuai problem sebagaimana hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK.

Baca juga: Imbauan Bawaslu Halmahera Selatan Jelang Penertiban APK

Oleh sebab itu, ia menyarankan para kepala daerah agar mendorong sumber daya manusia (SDM) para perangkat kerja yang mengelola aset.

"Sehingga ke depannya aset bisa tertata dengan rapi. Karena disclaimer WTP itu, aset yang paling berpengaruh, walapun adminstrasi keuangan bagus," terangnya.

Senator asal Maluku Utara ini juga menyinggung pengelolaan aset daerah di Halmahera Selatan.

Menurutnya, masih banyak aset yang tertata dengan baik karena minimnya SDM.

Ikbal juga mengatakan Halmahera Selatan sampai sekarang belum memiliki dokumen pencatatan aset milik desa.

"Padahal aset ini dalam rangka mendorong PAD (Pendapatan Asli Daerah), tapi ini tidak dikelola dengan baik. Maka saya bilang tadi, aset itu kuncinya ada SDM perangkatnya, itu yang harus di dorong," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved