Pulau Taliabu
Kasus Diare dan Wabah Campak Meningkat, Dinas Kesehatan Taliabu Bentuk Tim Penanganan
Kasus Diare dan Wabah Campak Meningkat, Dinas Kesehatan Taliabu Bentuk Tim Penanganan
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, akhirnya membentuk 4 tim penanganan.
Tugas tim tersebut untuk menangani kasus Diare dan wabah Campak, di beberapa wilayah Puskesmas.
Diketahui, pasien Diare saat ini sudah berjumlah 51 kasus. Sementara pasien wabah Campak sebanyak 18 orang.
Jumlah total data Diare dan Campak tersebut terjadi di Desa Kilo, Desa Nggoli dan Desa Bahu.
Baca juga: 8 Perangkat Desa Maluli Taliabu Selatan Diberhentikan Gegara Tidak Ikut Musrenbang
Kepala Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly mengatakan, sebagian tim sudah turun ke lapangan.
Tepatnya di wilayah Puskesmas Pencado, dan Puskesmas Tabona Pulau Taliabu.
"Pembentukan tim ini agar dapat mengatasi penyakit Diare dan wabah Campak secepatnya," ucap Kuraisia, Jum'at (9/2/2024).
Dijelaskan, wabah Campak yang menyerang anak-anak seperti di Desa Nggoli, Kecamatan Taliabu Selatan itu, karena memiliki riwayat tidak lengkap imunisasi dasarnya.
"Jadi Desa Nggoli sudah 3 tahun tidak capai target imunisasi dasarnya. Sehingga kami akan lacak pendataan ulang untuk kemudian kami akan melaksanakan imunisasi massal, "ujarnya.
Menurutnya, wabah Campak dapat menular dengan cepat jika tidak ditangani dengan cepat.
"Wabah Campak ini adalah penyakit menular yang hanya dapat disembuhkan dengan imunisasi," jelasnya lagi.
Dari data Dinas Kesehatan Pulau Taliabu, pasien wabah campak dari Desa Nggoli sebanyak 18 anak.
Yang dirujuk ke RSUD Bobong berjumlah 13 pasien anak, sementara 5 lainnya ditangani petugas Puskesmas Pencado.
"5 pasien anak tak dirujuk, karena orang tua mereka menolak dirujuk lantaran khawatir sakit bertambah dan akibatnya fatal."
"Sehingga ini juga perlu diedukasi agar mereka tidak percaya mitos yang tak sesuai, "katanya.
Baca juga: Warga 2 Desa Mengadu Soal Harga Pemasangan Meteran, Begini Penjelasan PLN Bobong Taliabu
Kuraisia mengingatkan bahwa, pasien Campak dapat berdampak pada kecacatan tubuh dan kematian.
"Sehingga kami berharap warga, agar dapat membawa anak-anaknya ke Posyandu setiap bulan."
"Pemerintah Desa juga diharapkan dapat berperan aktif, dalam menamgani masalah ini, "pintanya. (*)
Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa 2017, Segini Harta Kekayaan Sekda Pulau Taliabu Salim Ganiru |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Sekda Pulau Taliabu Salim Ganiru Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa 2017 |
![]() |
---|
Tragedi di Taliabu: Gadis Meninggal dalam Kebakaran Ternyata Korban Rudapaksa, Ini Kronologinya |
![]() |
---|
Hati-hati Ada Kabel Melintang di Pertigaan Jalan Gedung Hemungsia-sia Dufu Bobong Taliabu |
![]() |
---|
Akses Warga Terganggu, Jalan di Taliabu Tergenang Akibat Hujan Deras |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.