Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Taliabu

Jadi Inspektur Upacara Halrah Pancasila 2024, Kajari Taliabu Alfred Tasik Pesan Jaga Toleransi

Kajari Pulau Taliabu, Alfred Tasik Palulungan, jadi Inspektur upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila 1 Juni 2024.

Penulis: Laode Havidl | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com / Laode Havidl
Momen Kajari Pulau Taliabu, Alfred Tasik Palulungan baca amanat BPIP RI. 

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - KajariĀ  Pulau Taliabu, Alfred Tasik Palulungan, jadi Inspektur upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila 1 Juni 2024.

Diketahui, para Jaksa di seluruh jajaran Kejari maupun Kejari baru melangsungkan giat upacara tersebut pada Senin (3/6/2024). Termasuk Kejari Pulau Taliabu Maluku Utara.

Pantauan TribunTernate.com, Kejari Pulau Taliabu menggelar upacara peringatan kesakitan Pancasila sekira pukul 08.15 wit.

Bertempat di halaman kantor setempat, tepatnya di Jl. Rusmin Nuryadin, Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat.

Pada kesempatan itu, Kajari Pulau Taliabu, Alfred Tasik Palulungan membacakan amanat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI.

Di mana, tanggal 1 Juni 2024 merupakan momen bersejarah mengenai Pancasila itu lahir.

Kala itu, bung Karno sebagai proklamator kemerdekaan, bapak pendiri bangsa, pertama kali memperkenalkan Pancasila melalui pidatonya pada tahun 1945.

"Tepatnya di depan sidang Badan Penyelidik Usaha- usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK)," ucap Alfred Tasik Palulungan, dalam pidato tersebut.

Sambungnya, Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan. Baik suku, agama, budaya, dan bahasa.

Baca juga: Jelang Pilkada Serentak, 13 Panwas Desa di Kecamatan Taliabu Barat Maluku Utara Resmi Dilantik

Dalam rangka menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.

Dia menambahkan, keberadaan pancasila merupakan anugerah dari tuhan yang maha esa untuk bangsa Indonesia.

Di dalam Pancasila banyak terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong.

Pancasila punya peran penting dalam perkembangan situasi global yang ditandai dengan kemajuan teknologi komunikasi yang begitu pesat menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

"Pancasila diharapkan menjadi filter (penyaring) agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan," tuturnya.

Lanjutnya, pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini yang ditandai dengan masifnya penggunaan teknologi dan ponsel pintar (smartphone), dalam mengakses informasi melalui beragam media harus dapat dimanfaatkan secara bijaksana.

"Untuk bisa menyiarkan konten-konten dan narasi positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," tutupnya. (

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved