Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Dinas Kesehatan Halmahera Barat Maluku Utara 'Koleksi' 127 Kasus DBD

Penanganan yang dilakukan Dinkes Halmahera Barat soal DBD meliputi tiga cara, yakni pemberantasan sarang nyamuk, foging dan abate

Penulis: Faisal Amin | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Faisal Amin
KASUS: Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Halmahera Barat, Maluku Utara, Ismail Buamona sat dimintai keterangan disela-sela kerja, Senin (8/7/2024) 

TRIBUNTERNATE.COM, JAILOLO - Jumlah kasus DBD di Halmahera Barat, Maluku Utara sebanyak 127 kasus.

Yang mana jumlah ini merupakan akumulasi dari tahun 2023 hingga Mei 2024.

Ini disampaikan Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Halmahera Barat, Ismail Buamona, Senin (8/7/2024)

Dikatakan, pada 2023, jumlah kasus DBD di Halmahera Barat sebanyak 104 kasus.

Baca juga: Diam-diam Temui Bupati Halmahera Utara Frans Manery, Status Ketua GMKI Tobelo Disoal

Sementara pada 2024 periode Januari hingga Mei 2024 sebanyak 23 kasus.

"23 kasus ini, kita dapat dari semua Puskesmas yang ada di sembilan kecamatan, "katanya.

Adapun penanganan yang dilakukan adalah, melakukan pendampingan penanganan kasus, apabila ada laporan dari Puskesmas.

Maka pihaknya melakukan pendampingan, baik itu penanganan pasienya maupun penanganan lingkungan.

"Karena DBD ini kan ada hubungannya dengan lingkungan, jika ada kasus, terus dari Puskesmas laporkan ke Dinkes, lalu kami turun untuk lakukan penanganan, baik itu melakukan investigasi atau penelitian epidemiologi, "jelasnya.

Dijelaskan, penanganan yang dilakukan meliputi tiga cara, yakni pemberantasan sarang nyamuk, foging dan abate.

Baca juga: Keterlibatan Parpol pada Penerimaan Anggota Polri 2024 di Polda Maluku Utara Disorot

Penanganan ini bertujuan untuk memberantas nyamuk, mulai dari kerja bakti untuk memberantas tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk, serta pencegahan pemberantasan jentik jentik nyamuk atau abatisasi .

Seraya mengimbau kepada warga agar tetap menjaga kebersihan lingkungan agar tetap bersih dan terbebas dari nyamuk.

"Selain langkah pencegahan dari pemerintah, kami juga harapkan agar warga juga selalu menjaga kebersihan lingkungan, terlebih pada saat musim hujan seperti saat ini, tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved