Halmahera Timur
Nasib Perusahaan Tambang di Halmahera Timur Malut Tergantung Hasil Lab Air Sungai Maba Sangaji
IUP sejumlah perusahaan di Halmahera Timur, Maluku Utara bisa dicabut jikalau air Sungai Maba Sangaji alami penurunan baku muta
Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Sejumlah perusahaan tambang di Halmahera Timur, Maluku Utara harap-harap cemas.
Bagaimana tidak, keberlangsungan sejumlah perusahaan itu tergantung hasil lab air sungai Maba Sangaji.
Diketahui sekarang ini, hasil lab sedang ditunggu Pemkab Halmahera Timur dari lab di Manado, Sulawesi Utara.
"Kalau hasilnya negatif, maka sudah pasti ada dampak pertambangan yang dilakukan disekitar sungai, "ungkapnya.
Baca juga: Hasil Uji Laboratorium Sungai Maba Sangaji Terlambat, DPLH Halmahera Timur Maluku Utara Menunggu
Lanjutnya, dampak negatif yang dimaksud adalah penurunan baku mutu air Sungai Maba Sangaji.
Sejumlah perusahaan tambang disekita Sungai Maba Sangaji:
PT NKA
PT STA
PT WKN
PT MHM
PT Weda Bai Nikel, dan
Baca juga: Capai 178.029 Pemilih, DPS Halmahera Selatan untuk Pilkada 2024 Terbanyak se Maluku Utara
PT Posesion
"Saya sendiri tidak harapkan seperti itu, tapi jika benar, maka kami akan menyurat ke Pemprov terkait Izin Usaha Pertambangan (IUP)."
"Dan surat itu diharapkan bisa ditindak lanjuti secepatnya, "tandasnya singkat. (*)
| Soroti Dugaan Tambang Tanpa Amdal di Halmahera Timur, GMNI Malut Desak Kapolri Bertindak |
|
|---|
| Polres Halmahera Timur Apel Kesiapsiagaan Operasi Ketupat 2026 dan KRYD |
|
|---|
| Evaluasi Kinerja, PD PCM Halmahera Timur Siapkan Strategi Bisnis dan RUPS 2026 |
|
|---|
| Warga Desa Subaim Haltim Mengeluh, Kuota Minyak Tanah Tak Cukup Jelang Ramadan |
|
|---|
| Aktivitas Tambang di Bahu Jalan Protokol, Pemuda Muhammadiyah Haltim Desak Cabut Izin PT Alngit Raya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Kepedulian-warga-Halmahera-Timur-dalam-membuang-sampah-masih-minim.jpg)