Halmahera Timur
Nasib Perusahaan Tambang di Halmahera Timur Malut Tergantung Hasil Lab Air Sungai Maba Sangaji
IUP sejumlah perusahaan di Halmahera Timur, Maluku Utara bisa dicabut jikalau air Sungai Maba Sangaji alami penurunan baku muta
Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Sejumlah perusahaan tambang di Halmahera Timur, Maluku Utara harap-harap cemas.
Bagaimana tidak, keberlangsungan sejumlah perusahaan itu tergantung hasil lab air sungai Maba Sangaji.
Diketahui sekarang ini, hasil lab sedang ditunggu Pemkab Halmahera Timur dari lab di Manado, Sulawesi Utara.
"Kalau hasilnya negatif, maka sudah pasti ada dampak pertambangan yang dilakukan disekitar sungai, "ungkapnya.
Baca juga: Hasil Uji Laboratorium Sungai Maba Sangaji Terlambat, DPLH Halmahera Timur Maluku Utara Menunggu
Lanjutnya, dampak negatif yang dimaksud adalah penurunan baku mutu air Sungai Maba Sangaji.
Sejumlah perusahaan tambang disekita Sungai Maba Sangaji:
PT NKA
PT STA
PT WKN
PT MHM
PT Weda Bai Nikel, dan
Baca juga: Capai 178.029 Pemilih, DPS Halmahera Selatan untuk Pilkada 2024 Terbanyak se Maluku Utara
PT Posesion
"Saya sendiri tidak harapkan seperti itu, tapi jika benar, maka kami akan menyurat ke Pemprov terkait Izin Usaha Pertambangan (IUP)."
"Dan surat itu diharapkan bisa ditindak lanjuti secepatnya, "tandasnya singkat. (*)
KNPI Energy Of Harmoni Apresiasi Pemkab Halmahera Timur Tolak Kenaikan PBB |
![]() |
---|
Kehadiran Kapal-kapal Tongkan Perusahaan Tambang di Perairan Maba Halmahera Timur Bikin Resah |
![]() |
---|
Hasbi Yusuf Soroti Kriminalisasi 11 Warga Adat Maba Sangaji Halmahera Timur dalam Sengketa Tambang |
![]() |
---|
Solidaritas dari Merauke: LBH Papua Desak Pembebasan 11 Warga Maba Sangaji Halmahera Timur |
![]() |
---|
YBH Themis Desak PN Soasio Tidore Bersikap Adil terhadap 11 Warga Maba Sangaji |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.