Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Timur

Minyak Tanah Langka di Kota Maba, Warga Minta Pemkab Halmahera Timur Turun Tangan

Warga Desa Maba Sangaji, Halmahera Timur bernama Sarihudin mengaku kelangkaan minyak tanah terjadi sejak awal hingga akhir tahun 2024

Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
Dok Tribunnews.com
BBM: Ilustrasi. Warga Kota Maba, Halmahera Timur, Maluku Utara keluhkan kelangkaan minyak tanah 

TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Kelangkaan BBM jenis minyak tanah di Kota Maba, Halmahera Timur dikeluhkan masyarakat.

Perihal tersebut dikatakan seorang warga Desa Maba Sangaji bernama Sarihudin kepada wartawan, Senin (9/12/2024).

Dikatakan, kelangkaan minyak tanah terjadi sejak awal hingga akhir tahun 2024 ini.

"Minyak tanah saat ini susah untuk torang (kami) temukan, karena setiap masuk (suplai) di agen pasti langsung habis, "ungkapnya.

Baca juga: Pasar Rakyat Jiko Mobon Halmahera Timur Sepi Usai Peresmian, Pedagang: Kami Harus Pindah

Lanjutnya, minyak tanah sekali suplai sebanyak lima ton, namun tidak mampu melayani kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Visitasi Fakultas Kedokteran UI ke RSUD Maba Halmahera Timur, dr Calice: Sangat Membantu Kami

"Ini yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, sehingga membutuhkan perhatian Pemerintah Daerah, "katanya.

Seraya menambahkan, harga jual minyak tanah bervariasi, yakni Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per liter.

"Salah satu cara agar tersedia (minyak tanah) adalah pemerintah harus turun tangan mengatasi masalah ini, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved