Banjir di Halsel
54 Rumah Warga di Kecamatan Gane Barat Halmahera Selatan Dilaporkan Terdampak Banjir Rob
Langkah penanganan banjir rob di Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan akan dilihat dengan kondisi kemampuan keuangan daerah T.A 2025
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan, Maluku Utara Aswin Adam mengatakan, bencana banjir rob yang terjadi di Kecamatan Gane Barat pada Sabtu (1/2/2025), tidak hanya menyasar Desa Cango.
Tetapi menurut dia, bencana serupa juga terjadi di Desa Koititi. Akibat dari cuaca ekstrim ini, lanjut Aswin, 54 rumah warga Desa Cango dan Desa Koititi dilaporkan terkena dampak.
"Kami menerima laporan ada kurang lebih 54 rumah warga di dua desa itu yang terkena dampak banjir rob. Jadi bukan hanya Desa Cango, Desa Koititi juga terdampak, "katanya, Senin (3/1/2025).
"Ini bukan hanya gelombang tinggi, tetapi pemukiman penduduk yang digenangi air karena melebarnya air sungai, "sambungnya.
Baca juga: Rumah Warga di Pesisir Desa Cango Halmahera Selatan Diterjang Banjir Rob
Aswin mengaku, timnya (BPBD) telah diturunkan ke Desa Cango dan Desa Koititi untuk meninjau lokasi banjir rob.
"Tim dari Dinas PUPR juga sama-sama turun tinjau. Jadi ini untuk memastikan tingkat kerusakan dan untuk langkah penanganan berikutnya, "jelas dia.
Setelah dilakukab identifikasi lokasi bencana, tim selanjutnya akan mengadakan rapat bersama Komisi III DPRD Halmahera Selaran untuk memutuskan langkah yang diambil.
Langkah penanganan akan dilihat dengan kondisi kemampuan keuangan daerah pada tahun anggaran 2025.
"Karena mengingat kondisi keuangan daerah, berdasarkan instruksi presiden ada rasionalisasi anggaran APBD di seluruh daerah, "tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, rumah warga di Desa Cango, Kacamatan Gane Barat dilaporkan hancur diterjang banjir rob.
Insiden ini terjadi pada Sabtu (1/2/2025) sekitar pukul 21.19 WIT, ketika hujan disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.
Kepala Desa (Kades) Cango Darwisa Hatim menyatakan banjir rob menghantam rumah yang berada di pesisir pantai sekitar 3 jam.
Akibatnya, rumah-rumah tersebut tergenang air laut setinggi satu meter lebih.
"Rumah warga tergenang air laut, karena dihantam ombak besar," katanya saat dihubungi, Minggu (2/2/2025).
Ia mengaku Desa Cango sudah dua kali terjadi banjir rob. Bahkan pada tahun 2017, tembok penahan ombak jebol sampai patah.
Baca juga: Rumah Warga di Pesisir Desa Cango Halmahera Selatan Diterjang Banjir Rob
Atas hal itu, ia berharap Pemkab Halmahera Selatan memberi perhatian khusus.
"Sebagai Kades saya tentunya berharap musibah ini ditindaklanjuti dengan membuat penahan ombak."
"Penahan ombak sebelumnya sudah hancur, jadi butuh perhatian dan batuan dari pemerintah kabupaten dan provinsi, "tandasnya. (*)
Perabotan Warga Terdampak Banjir di Halmahera Selatan Bakal Diganti |
![]() |
---|
Kena Banjir, Pelayanan SPBU Labuha Halmahera Selatan Tutup |
![]() |
---|
Diterjang Banjir Berulang Kali, BPBD Halmahera Selatan Prioritas Desa Jojame |
![]() |
---|
DPRD Halmahera Selatan Desak BPBD Tangani Warga Terdampak Banjir Secara Menyeluruh |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Banjir Hingga Longsor Landa Wilayah Halmahera Selatan, Ribuan Rumah Terdampak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.