Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Banjir di Halsel

Diterjang Banjir Berulang Kali, BPBD Halmahera Selatan Prioritas Desa Jojame

BPBD Halmahera Selatan juga identifikasi kerusakan yang timbul akibat banjir di Desa Amasing Kali, Amasing Kota Utara, Amasing Kota Barat dan Indomut

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
BENCANA: Banjir di Desa Jojame pada tahun 2023 lalu. BPBD Halmahera Selatan, Maluku Utara prioritas Desa Jojame dalam kegiatan tanggap darurat, Senin (24/3/2025) 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - BPBD Halmahera Selatan, Maluku Utara memastikan Desa Jojame masuk skala prioritas dalam kegiatan tanggap darurat tahun 2025.

Pasalnya desa yang berada di Kecamatan Bacan Barat Utara tersebut, sudah berulang kali diterjang banjir ketika curah hujan dengan intensitas tinggi.

Berdasarkan data, Desa Jojame diterjang banjir tiga tahun berturut-turut. Di antaranya pada April 2023, Agustus dan Desember 2024, serta Jumat (21/3/2025).

Dalam peristiwa banjir ini, rumah-rumah warga Jojame digenangi air. Imbasnya, 215 Kepala Keluarga (KK) selalu mengungsi di tempat ketinggian sembari menunggu air surut.

Baca juga: Polres Halmahera Selatan Serahkan 5 Tersangka Penganiyaan Anggota Polri ke Jaksa

Plt Kepala BPDB Halmahera Selatan Aswin Adam mengatakan kegiatan tanggap darurat di Desa Jojame direncanakan berlangsung pasca lebaran Idul Fitri 2025.

Menurut dia, BPBD akan melakukan normalisasi suangi dan membangun talut tepat di belakang pemukiman warga untuk mengalihkan jalur air.

"Desa Jojame itu akan dilakukan penanganan tahun ini karena sudah selesai pembahasan bersama Komisi III DPRD."

"Sehingga Jojame masuk dalam skala prioritas dimana setiap curah hujan tinggi pasti selalu terjadi banjir, dan ini peristiwa yang sudah berulang."

"Makanya kami tetap intervensi, insyaallah kalau tidak ada halangan habis lebaran langsung action penanganan, "ujar Aswin, Senin (24/3/2025).

Baca juga: Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Hadiri Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara

Selain Desa Jojame, BPBD juga mengidentifikasi kerusakan yang timbul akibat banjir di Desa Amasing Kali, Amasing Kota Utara, Amasing Kota Barat, dan Indomut di Kecamatan Bacan.

Setelah itu, BPBD merapatkan kembali bersama Komisi III DPRD Halmahera Selatab dan melaporkan hasilnya Bupati untuk dipertimbangkan.

"Data hasil identifikasi akan diusulkan ke TPAD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) sehingga langkah penanganan seperti apa baru diputuskan, "tandas dia. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved