Rabu, 6 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Opini

Tausyiah Perjuangan: Mengukir Peradaban, Menyulam Kesadaran

"Jihad yang paling utama adalah mengatakan kebenaran di hadapan penguasa yang zalim, "kata Dr Syahrir Ibnu

Tayang:
Editor: Munawir Taoeda
Istimewah
OPINI: Flyer tausyiah perjuangan Dr Syahrir Ibnu 

Oleh: Dr Syahrir Ibnu

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

PUJI SYUKUR kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahuwa Ta’ala, Tuhan yang Maha Menggenggam takdir dan Maha Menuntun perjalanan peradaban. Shalawat serta salam kita haturkan kepada junjungan alam, Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, sang pemimpin agung yang telah mewariskan cahaya bagi umat manusia.

Pertama-tama, izinkan saya menyampaikan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada para senior dan para pejuang di lingkungan hijau hitam ini (Pejuang Peradaban, insan cita dan Pelopor Perubahan:

- Pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Maluku Utara dan  Forhati. Pengurus KAHMI Kota/Kabupaten dan Forhati yang berkesempatan hadir pada malam ini.

- Pengurus HMI Cabang Ternate, beserta seluruh jajaran kepengurusan yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan momentum besar ini.

- Pengurus Komisariat di lingkungan HMI, yang senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah intelektualitas dan spiritualitas dalam himpunan kita.

- Seluruh civitas Cipayung yang hadir pada malam ini, sebagai bagian dari semangat kolektif dalam membangun sinergi perjuangan kebangsaan.

- Serta seluruh undangan yang berkesempatan hadir, baik dari kalangan akademisi, aktivis maupun tokoh masyarakat yang turut menyaksikan peristiwa bersejarah ini.

Dengan penuh rasa syukur dan rendah hati, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada  Panitia Konferensi Cabang dan Musyawarah Kohati ke-34 HMI Cabang Ternate  dan  Panitia Milad ke-78 HMI, serta segenap Pengurus HMI Cabang Ternate, yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk mengisi Tausyiah Perjuangan pada malam hari ini.

HMI untuk kedaulatan Bangsa. Tema: Mengukir Peradaban, Menyulam Kesadaran. Amanah ini bukan sekadar kesempatan berbicara, tetapi juga tanggung jawab untuk menyampaikan gagasan, merawat kesadaran dan menyalakan semangat perjuangan dalam tubuh himpunan ini.

HMI Cahaya yang Tak Padam, Rekan Juang sekalian

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), bukan sekadar organisasi mahasiswa, tetapi merupakan bagian dari arus besar perubahan sosial yang terus bertransformasi sejak didirikan oleh Lafran Pane pada 5 Februari 1947.

Dalam konteks sosiologi gerakan sosial, HMI dapat dikategorikan sebagai gerakan reformis yang berupaya mempertahankan nilai-nilai Islam sekaligus merespons perubahan zaman (Tilly, 2004; Diani & McAdam, 2020).  

Di tengah derasnya arus modernitas dan globalisasi, HMI tetap menjadi ruang bagi kaum intelektual Muslim untuk menyulam kesadaran kolektif dan mengukir peradaban berbasis nilai keislaman dan keindonesiaan. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah Ar-Ra’d  13:11

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved