Kamis, 7 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Opini

Tausyiah Perjuangan: Mengukir Peradaban, Menyulam Kesadaran

"Jihad yang paling utama adalah mengatakan kebenaran di hadapan penguasa yang zalim, "kata Dr Syahrir Ibnu

Tayang:
Editor: Munawir Taoeda
Istimewah
OPINI: Flyer tausyiah perjuangan Dr Syahrir Ibnu 

"Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat."

Ayat ini menggarisbawahi pentingnya ilmu sebagai faktor utama dalam membangun peradaban. Oleh karena itu, kader HMI harus terus meningkatkan kapasitas intelektualnya agar mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi masyarakat

2. Modal Sosial 

HMI memiliki jaringan luas yang tersebar di seluruh Indonesia, baik dalam bentuk pengurus aktif maupun alumni yang tergabung dalam KAHMI.

James Coleman (1994) dalam teori modal sosialnya menyebutkan bahwa jejaring yang kuat akan meningkatkan kapasitas kolektif suatu organisasi dalam mencapai tujuannya.  

Rasulullah SAW juga menekankan pentingnya peran individu dalam memberikan manfaat kepada sesama, sebagaimana sabdanya dalam  Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim:

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاس  

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain."

Hadits ini menjadi pengingat bagi kader HMI bahwa kebermanfaatan adalah ukuran sejati dari sebuah perjuangan.

Tidak cukup hanya menjadi cerdas dan berilmu, tetapi juga harus berkontribusi nyata bagi masyarakat.  

3. Modal Ideologis

Berpijak pada Islam sebagai nilai dasar dan nasionalisme sebagai bingkai perjuangan, HMI menjadi wadah bagi sintesis antara spiritualitas dan kebangsaan.

Dalam perspektif sosiologi agama, seperti yang dijelaskan oleh Bryan Turner (2011), gerakan keagamaan yang mampu menyeimbangkan aspek transendental dan sosial cenderung lebih bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman.  

Sebagai pemuda, kader HMI harus meneladani semangat perjuangan yang telah dicontohkan oleh generasi terbaik Islam. Rasulullah SAW bersabda dalam Hadits Riwayat Ahmad:  

"Barang siapa yang ingin melihat pemuda yang paling mulia, maka lihatlah Ja’far bin Abi Thalib, yang membawa cahaya di tengah kegelapan."

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved