Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

DPRD Pulau Taliabu

Berdampak ke Lingkungan, Kapolres Taliabu Didesak Hentikan Aktivitas Galian C yang Tak Kantongi Izin

Anggota DPRD Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun, meminta pihak kepolisian untuk menindak oknum penambang galian C di wilayah setempat

Penulis: Laode Havidl | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/La Ode Havidl
GALIAN - Ketua Komisi III DPRD Pulau Taliabu, Budiman L Mayabubun, mendesak polisi hentikan aktivitas galian C yang tidak kantongi izin. 

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Anggota DPRD Pulau Taliabu, Budiman L. Mayabubun, meminta pihak kepolisian untuk menindak oknum penambang galian C di wilayah setempat.

Sebab rata-rata badan usaha yang melakukan aktivitas tersebut tak mengantongi izin atau beroperasi secara ilegal.

Dia mengatakan, bisa saja pemilik mengiyakan lahannya dieksploitasi, asalkan untuk kepentingan pribadi bukan untuk proyek daerah.

Baca juga: Penetapan Tersangka Kasus Paman Hamili Ponakan di Halmahera Selatan Tunggu Hasil Tes DNA

"Kami meminta dengan hormat kepada bapak Kapolres Pulau Taliabu untuk menangkap oknum-oknum penambang galian C yang tidak memiliki izin," tegas Budiman, Rabu (21/5/2025).

Budiman mengaku, pernah melakukan kunjungan kerja ke Dinas ESDM Maluku Utara untuk menanyakan perihal izin galian C yang ada di Taliabu.

Dan pihak Dinas ESDM mengatakan bahwa kepolisian bisa hentikan aktivitas galian C yang ilegal.

Baca juga: Gelar Pelatihan Strategi Komunikasi, Kementerian ATR/BPN Siapkan ASN Hadapi Tantangan Era Digital

"Dan mereka menyebutkan tidak ada satupun izin yang mereka keluarkan, sehingga mereka sampaikan ke kami untuk sosialisasikan ini kepada pelaku usaha galian C untuk urus izin tersebut, sehingga aktivitas bisa dihentikan oleh polisi karena itu ilegal dan sudah pasti melanggar hukum," ujarnya.

Disamping itu, politisi PDI-Perjuangan ini mengamati dampak galian C tehadap lingkungan sangat besar. Terutama aktivitasnya dalam area Ibukota Bobong dengan menggunakan dompeng di wilayah sungai.

"Coba dilihat kalau hujan pasti dampaknya ke lingkungan, ini terjadi di bagian Dusun Salenga dibawa kaki gunung merah, selain genagan air juga pasir kiriman galian tergenang," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved