Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Pulau Morotai

Pembahasan APBD Perubahan Morotai Rampung Agustus–September 2025

Pemkab Pulau Morotai, Maluku Utara menargetkan, pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 rampung Agustus

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/Fizri Nurdin
APBD - Kepala Bappeda Pulau Morotai, Ahdad Hi Hasan, saat diwawancarai Tribunternate.com, berkaitan dengan pembahasan APBD Perubahan 2025, usai mengikuti rapat koordinasi Kementerian Transmigrasi dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, yang berlangsung di Ballroom Hotel Bela, Ternate, Selasa (15/7/2025) 

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara menargetkan, pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 rampung pada Agustus atau September.

Hal ini disampaikan Kepala Bappeda Pulau Morotai, Ahdad Hi Hasan, saat diwawancarai Tribunternate.com, usai mengikuti rapat koordinasi Kementerian Transmigrasi dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, yang berlangsung di Ballroom Hotel Bela, Ternate, Selasa (15/7/2025).

"APBD Perubahan saat ini, sedang dalam proses. LKPD sudah kita siapkan, tinggal menunggu dari provinsi. Setelah itu, kami lanjutkan prosesnya di kabupaten, termasuk paripurna. Insya allah, Agustus-September kita targetkan tuntas,” ujar Ahdad.

Baca juga: Video Cole Palmer Tegur Malo Gusto gegara Pakai Jersey PSG setelah Chelsea Juara

Ahdad menjelaskan, nilai APBD Perubahan Pulau Morotai tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp 700 miliar, dengan sebagian besar digunakan untuk menjalankan program visi-misi Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua.

"Memang belum 100 persen, tapi sudah mulai berjalan. Contohnya program bantuan Rp 2 juta, untuk janda sudah mulai jalan,” ungkapnya.

Baca juga: Pemprov Maluku Utara Mantapkan Rancangan Awal RPJMD 2025–2029

Selain itu, sejumlah kegiatan lain juga sudah masuk dalam proses pergeseran anggaran, dan mulai berjalan, termasuk kegiatan di sektor pendidikan.

"Sosialisasi dan aktivasi sekolah juga dilakukan. Kurang lebih 11 hingga 15 sekolah yang saat ini sudah mulai aktif,” tambahnya.

Dengan realisasi bertahap ini, Ahdad berharap pelaksanaan program prioritas daerah, bisa berjalan optimal, dan berdampak langsung pada masyarakat. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved