DPRD Halmahera Selatan
Proyek RSP Pulau Makian Rp1,1 Miliar Mangkrak, DPRD Halmahera Selatan Minta Penjelasan Dinkes
Wakil Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara, Iksan U. Basrah, merespons mangkraknya proyek penampungan air bersih RSP Pulau Makian
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Wakil Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara, Iksan U. Basrah, merespons mangkraknya proyek penampungan air bersih RSP Pulau Makian.
Proyek ini, diketahui melekat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Halmahera Selatan dengan anggaran sebanyak Rp1,1 miliar.
IkIa menilai, Dinkes cenderung lemah dalam melakukan pengawasan terhadap pihak ketiga yang mengerjakan proyek itu.
Baca juga: Pemkot Ternate Usulkan 3.645 Honorer Ikut Seleksi PPPK Paruh Waktu
"Kalau betul proyek ini mangkrak, maka yang rugi adalah daerah dan masyarakat," kata Iksan kepada Tribunternate.com, Kamis (28/8/2025).
Kata Iksan, Komisi I DPRD Halmahera Selatan akan menindaklanjuti mangkraknya proyek penampungan air bersih RSP Pulau Makian, lewat rapat dengar pendapat dengan mitra kerja.
Iksan mengakatan, akan meminta penjelasan Dinkes dan rekanan kerja terkait penyebab mangkraknya proyek tersebut.
"Masa dikerjakan dari tahun 2023 sampai sekarang tidak tuntas, kami akan minta penjelasan dalam rapat nanti supaya proyek ini dituntaskan," tegas politisi Gerindra tersebut.
Iksan menambahkan, Komisi I DPRD Halmahera Selatan mendukung segala upaya pemerintah daerah dalam melengkapi fasilitas kesehatan pada setiap rumah sakit serta puskesmas.
Namun, harus dilakukan dengan cermat agar tidak terjadi masalah dan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat bisa maksimal.
"Kita tentunya tidak menginginkan setiap program kegiatan yang menggunakan uang daerah, itu gagal. Kita ingin semuanya tuntas," pungkasnya.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Tidar September 2025, Lengkap Rute Kupang - Makassar - Surabaya
Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Asia Hasyim, sebelumnya mengaku anggaran proyek penampungan air bersih RSP Pulau Makian sudah cair 80 persen.
Pencairan dilakukan saat Halid Yusuf selaku mantan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) seabagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek itu.
Meski begitu, ia tidak menjelaskan lebih detail soal progres pekerjaan dan apa hingga proyek ini belum juga tuntas. (*)
| Puluhan Rumah Warga Makian Rusak Akibat Puting Beliung, DPRD Halsel Soroti Lambannya Respons Pemda |
|
|---|
| DPRD Halsel Minta PUPR Klarifikasi Tender Proyek Jalan Lapen Rp2,8 Miliar di Kasiruta Timur |
|
|---|
| Terminal Labuha Tak Kunjung Difungsikan, DPRD Halsel Minta Bupati Evaluasi Dishub |
|
|---|
| Gufran Mahmud : Anggota DPRD Halmahera Selatan Disiplin, Belum Ada Sanksi Etik |
|
|---|
| DPRD Halmahera Selatan Desak Disdukcapil Percepat Pengadaan Tinta dan Blanko e-KTP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Proyek-RSP-Makian-Iksan-U-Basrah.jpg)