Selasa, 26 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

DPRD Halmahera Selatan

Proyek RSP Pulau Makian Rp1,1 Miliar Mangkrak, DPRD Halmahera Selatan Minta Penjelasan Dinkes

Wakil Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara, Iksan U. Basrah, merespons mangkraknya proyek penampungan air bersih RSP Pulau Makian

Tayang:
TribunTernate.com/Nurhidayat Hi Gani
PROYEK - Wakil Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara, Iksan U. Basrah. Ia menyesali mangkraknya proyek penampungan air bersih RSP Pulau Makian, Kamis (28/8/2025). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Wakil Ketua Komisi I DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara, Iksan U. Basrah, merespons mangkraknya proyek penampungan air bersih RSP Pulau Makian.

Proyek ini, diketahui melekat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Halmahera Selatan dengan anggaran sebanyak Rp1,1 miliar.

IkIa menilai, Dinkes cenderung lemah dalam melakukan pengawasan terhadap pihak ketiga yang mengerjakan proyek itu.

Baca juga: Pemkot Ternate Usulkan 3.645 Honorer Ikut Seleksi PPPK Paruh Waktu

"Kalau betul proyek ini mangkrak, maka yang rugi adalah daerah dan masyarakat," kata Iksan kepada Tribunternate.com, Kamis (28/8/2025).

Kata Iksan, Komisi I DPRD Halmahera Selatan akan menindaklanjuti mangkraknya proyek penampungan air bersih RSP Pulau Makian, lewat rapat dengar pendapat dengan mitra kerja.

Iksan mengakatan, akan meminta penjelasan Dinkes dan rekanan kerja terkait penyebab mangkraknya proyek tersebut.

"Masa dikerjakan dari tahun 2023 sampai sekarang tidak tuntas, kami akan minta penjelasan dalam rapat nanti supaya proyek ini dituntaskan," tegas politisi Gerindra tersebut. 

Iksan menambahkan, Komisi I DPRD Halmahera Selatan mendukung segala upaya pemerintah daerah dalam melengkapi fasilitas kesehatan pada setiap rumah sakit serta puskesmas.

Namun, harus dilakukan dengan cermat agar tidak terjadi masalah dan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat bisa maksimal.

"Kita tentunya tidak menginginkan setiap program kegiatan yang menggunakan uang daerah, itu gagal. Kita ingin semuanya tuntas," pungkasnya.

Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Tidar September 2025, Lengkap Rute Kupang - Makassar - Surabaya

Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Selatan, Asia Hasyim, sebelumnya mengaku anggaran proyek penampungan air bersih RSP Pulau Makian sudah cair 80 persen.

Pencairan dilakukan saat Halid Yusuf selaku mantan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) seabagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek itu.

Meski begitu, ia tidak menjelaskan lebih detail soal progres pekerjaan dan apa hingga proyek ini belum juga tuntas. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved