Pemkab Halmahera Selatan
Dorong Kualitas Tenaga Kerja Lokal, Pemkab Halmahera Selatan Gandeng PT Daikin
PT Daikin tidak hanya memperbarui kurikulum pelatihan, tetapi juga membuka ruang bagi warga lokal untuk mendapatkan bimbingan teknis langsung
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. PT Daikin merupakan perusahaan besar di bidang teknologi pendingin udara
2. Pemkab Halmahera Selatan gandeng PT Daikin untuk dorong kualitas pekerja lokal
3. Komitmen Pemkab Halmahera Selatan dalam menyiapkan tenaga kerja kompeten dan siap bersaing di dunia industri modern
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Ditransker) terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.
Salah satu langkah yang diambil adalah menjalin kerja sama dengan PT Daikin Airconditioning Indonesia (Daikin).
Kepala Ditransker Halmahera Selatan Daud Djubedi menjelaskan, PT Daikin merupakan perusahaan besar di bidang teknologi pendingin udara.
Kerja sama tersebut bertujuan memperkuat kapasitas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pada Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja.
Baca juga: Penyelidikan Kebakaran Truk BBM di Halmahera Selatan, Polisi Periksa 8 Saksi
"Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di dunia industri modern, "ujar Daud saat ditemui Tribunternate.com di ruang kerjanya, Senin (20/10/2025).
Kepala UPTD Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Ditransker Halmahera Selatan Asri Badar menambahkan, kerja sama ini menjadi momentum penting dalam memperkuat fungsi pelatihan berbasis kebutuhan industri.
Menurut dia, kerjasama dengan PT Daikin tidak hanya memperbarui kurikulum pelatihan, tetapi juga membuka ruang bagi warga lokal untuk mendapatkan bimbingan teknis langsung.
"Ini langkah maju untuk mencetak tenaga kerja yang tersertifikasi dan berdaya saing, "jelasnya.
Asri menyebut, pelatihan akan difokuskan pada bidang teknologi pendingin udara (AC) serta mekanikal dan elektrikal.
Dua sektor ini memiliki peluang kerja besar, baik di industri jasa maupun manufaktur.
"Seluruh peserta nantinya akan dibekali keterampilan praktis dan diuji sesuai standar industri."
Baca juga: Dua Pelajar di Halmahera Selatan Jadi Korban Pengeroyokan, Wajah Lebam dan Pelipis Pecah
"Kami ingin agar setiap lulusan pelatihan dari UPTD benar-benar siap pakai di dunia kerja, "imbuhnya.
Asri menambahkan, pihaknya tengah menyiapkan sistem penempatan kerja terintegrasi bagi peserta yang telah menyelesaikan pelatihan bersertifikat.
"Tujuan akhirnya bukan sekadar melatih, tapi memastikan lulusan UPTD memiliki akses langsung ke dunia kerja, baik di dalam maupun luar daerah, "tandasnya. (*)
| Realisasi PAD Halmahera Selatan Triwulan I 2026 Tak Capai 25 Persen, Begini Penjelasannya |
|
|---|
| Kasus Stunting Masih Tinggi, Dinkes Halmahera Selatan Dorong Optimalisasi Program Imunisasi |
|
|---|
| Dinkes Halmahera Selatan Larang Operasi 7 Dapur MBG karena Belum Kantongi SLHS |
|
|---|
| Dugaan Pengkondisian Proyek Jalan di Kastim Halmahera Selatan Dilaporkan ke Polisi, Seret 2 Pejabat |
|
|---|
| Minim Laporan Tenaga Kerja, Ditransker Halsel Siapkan UPTD di Obi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/pemkab-Halmahera-Selatan-kerja-sama-dengan-PT-Daikin-Airconditioning-Indoneasi.jpg)