Jumat, 24 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Tutup Forum Dialog Pemimpin Maluku Utara, Sherly Laos Bacakan Deklarasi Bersama

Pemprov Maluku Utara berkomitmen untuk mendukung penuh masyarakat nelayan yang ingin berubah dan meninggalkan praktek pengeboman ikan

Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
HARAPAN: Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menutup dengan resmi Forum Dialog Pemimpin Maluku Utara di Ruang Pertemuan Halmahera A, Sahid Bela Ternate, Kamis (27/11/25) malam. 

Dalam deklarasi ini, para pihak menolak segala bentuk praktek pengeboman ikan dan penangkapan ikan yang ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU fishing) yang merusak ekosistem laut, mengancam keberlanjutan sumber daya ikan, dan memiskinkan masyarakat perikanan skala kecil di perairan Provinsi Maluku Utara.

Deklarasi ini juga menyerukan kepada pelaku usaha perikanan, masyarakat luas, dan para pemangku kebijakan di Provinsi Maluku Utara untuk menolak mendaratkan hasil tangkapan ikan di pelabuhan dan membeli ikan hasil kegiatan destructive dan IUU fishing.

Baca juga: Cari Identitas Pembobol ATM BNI, Polres Halmahera Selatan Bawa BB ke Puslabfor Bareskrim di Jakarta

"Torang (mari sama-sama) jaga laut, torang sejahtera" adalah motto yang diusung dalam deklarasi ini, yang berarti bahwa masyarakat Maluku Utara harus menjaga laut dan sumber daya alamnya untuk mencapai kesejahteraan bersama.

Sherly Laos juga menyatakan bahwa deklarasi ini merupakan langkah awal untuk menjaga laut Maluku Utara dari praktek pengeboman ikan dan IUU fishing.

"Kami akan bekerja sama untuk memberantas praktek pengeboman ikan dan IUU fishing di Provinsi Maluku Utara, "tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved