Pemprov Malut
Tutup Forum Dialog Pemimpin Maluku Utara, Sherly Laos Bacakan Deklarasi Bersama
Pemprov Maluku Utara berkomitmen untuk mendukung penuh masyarakat nelayan yang ingin berubah dan meninggalkan praktek pengeboman ikan
Dalam deklarasi ini, para pihak menolak segala bentuk praktek pengeboman ikan dan penangkapan ikan yang ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU fishing) yang merusak ekosistem laut, mengancam keberlanjutan sumber daya ikan, dan memiskinkan masyarakat perikanan skala kecil di perairan Provinsi Maluku Utara.
Deklarasi ini juga menyerukan kepada pelaku usaha perikanan, masyarakat luas, dan para pemangku kebijakan di Provinsi Maluku Utara untuk menolak mendaratkan hasil tangkapan ikan di pelabuhan dan membeli ikan hasil kegiatan destructive dan IUU fishing.
Baca juga: Cari Identitas Pembobol ATM BNI, Polres Halmahera Selatan Bawa BB ke Puslabfor Bareskrim di Jakarta
"Torang (mari sama-sama) jaga laut, torang sejahtera" adalah motto yang diusung dalam deklarasi ini, yang berarti bahwa masyarakat Maluku Utara harus menjaga laut dan sumber daya alamnya untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Sherly Laos juga menyatakan bahwa deklarasi ini merupakan langkah awal untuk menjaga laut Maluku Utara dari praktek pengeboman ikan dan IUU fishing.
"Kami akan bekerja sama untuk memberantas praktek pengeboman ikan dan IUU fishing di Provinsi Maluku Utara, "tandasnya. (*)
| Dorong UMKM Naik Kelas, BI dan Pemprov Maluku Utara Gaspol Digitalisasi: Tembus Pasar Nasional |
|
|---|
| Ungkap Fakta Tutupan Hutan di Malut, Basyuni Thahir: Pinjam Pakai Tak Selalu Merusak Permanen |
|
|---|
| Sinergi Pusat-Daerah: Menpora dan Gubernur Maluku Utara Fokus Bangun Prestasi Olahraga |
|
|---|
| Pemprov Maluku Utara Percepat Penanganan Dampak Bencana di Sektor Pendidikan |
|
|---|
| Gubernur Maluku Utara Dorong Kehadiran PTUN di Sofifi, Dekatkan Akses Keadilan bagi Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Penutupan-Forum-Dialog-Pemimpin-Maluku-Utara.jpg)