Senin, 11 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Sarbin Sehe Evaluasi Kinerja Dispar Maluku Utara, Soroti Efektivitas Program dan Event

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan bahwa sektor pariwisata harus menjadi motor penggerak pembangunan daerah ke depan

Tayang:
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Dok: Biro Adpim Setda Pemprov Malut
EVALUASI - Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan bahwa sektor pariwisata harus menjadi motor penggerak pembangunan daerah ke depan. Penegasan tersebut disampaikan saat Sarbin Sehe memimpin Rapat Evaluasi Program dan Kegiatan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara tahun 2025, Senin (19/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan bahwa sektor pariwisata harus menjadi motor penggerak pembangunan daerah ke depan.
  • Penegasan tersebut disampaikan saat Sarbin Sehe memimpin Rapat Evaluasi Program dan Kegiatan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara tahun 2025, Senin (19/1/2026).
  • Rapat evaluasi ini dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, para kepala bidang, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara.

RILIS

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan bahwa sektor pariwisata harus menjadi motor penggerak pembangunan daerah ke depan.

Penegasan tersebut disampaikan saat Sarbin Sehe memimpin Rapat Evaluasi Program dan Kegiatan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara tahun 2025, Senin (19/1/2026).

Rapat evaluasi ini dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, para kepala bidang, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara.

Baca juga: Evaluasi Kinerja Disnakertrans Malut 2025, Sarbin Sehe Soroti Masalah Lahan dan Listrik Transmigrasi

Dalam arahannya, Sarbin Sehe mengapresiasi capaian kinerja Dinas Pariwisata yang berhasil merealisasikan anggaran tahun 2025 sebesar 100 persen, dari total pagu lebih dari Rp20 miliar.

Meski demikian, ia meminta agar capaian tersebut tidak hanya dilihat dari sisi serapan anggaran, tetapi juga dari dampak nyata bagi pengembangan pariwisata daerah.

“Pariwisata adalah masa depan Maluku Utara. Pola pikir ASN harus berubah agar dinas ini benar-benar berperan sebagai trigger model pengembangan pariwisata,” tegas Sarbin.

Ia mengungkapkan, meskipun realisasi anggaran tercapai, terdapat sejumlah kegiatan strategis yang tidak terlaksana, di antaranya Festival Tanjung Waka. Sementara event Jojoronga di Kabupaten Halmahera Utara dilaporkan dialihkan ke lokasi lain di wilayah tersebut.

Sejumlah kegiatan lain tetap berjalan optimal dengan realisasi penuh, seperti program pemasaran pariwisata yang menyerap 99 persen anggaran, pelaksanaan event Bintang Timur, Kasidah, Malut Menari, lomba pencarian bakat musik, pengadaan alat selam, serta penyaluran bantuan kepada pelaku ekonomi kreatif yang diserahkan langsung oleh Ibu Gubernur di Halmahera Barat.

Ia menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat serta evaluasi manfaat dari setiap bantuan yang diberikan. Sarbin juga meminta laporan konkret terkait dampak bantuan bagi pelaku usaha, bahkan berencana melakukan uji sampel langsung terhadap penerima bantuan ekonomi kreatif.

Dari sisi pengembangan destinasi, Kepala Bidang Destinasi melaporkan delapan kegiatan utama sepanjang 2025, termasuk kerja sama dengan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) serta program capacity building di destinasi baru Alfred Wales.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia pariwisata juga dilakukan melalui pelatihan kuliner dan hospitalitas bekerja sama dengan Universitas Khairun (Unkhair), yang melibatkan masyarakat di Dodinga dan Pulau Hiri.

Baca juga: 5 Shio Paling Beruntung Besok Rabu 21 Januari 2026, Bebas Beban Finansial

Untuk tahun 2026, Dinas Pariwisata merencanakan lanjutan promosi budaya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pelaksanaan festival gastronomi, serta penguatan program sertifikasi selam di kawasan penyelaman Wawama.

Menutup arahannya, Sarbin Sehe meminta seluruh pegawai Dinas Pariwisata lebih aktif turun ke lapangan dalam mempromosikan potensi wisata Maluku Utara yang kaya akan budaya, sejarah, serta keanekaragaman hayati.

“Evaluasi ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki manajemen data kunjungan hotel, destinasi, restoran, kafe, dan agen perjalanan, agar perencanaan program ke depan lebih matang dan terukur,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved