KM Intim Teratai Kandas
KSOP Ternate Buka Suara Insiden KM Intim Teratai yang Kandas di Perairan Pulau Makian
Dari jumlah penumpang, 230 di antaranya dalam kondisi sehat, sementara 14 orang lainnya mendapat perawatan medis
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Ringkasan Berita:1. KSOP Kelas II Ternate ikut merespon insiden KM Intim Teratai kandas di perairan sekitar Pulau Makian, Halmahera Selatan
2. Proses evakuasi Tim SAR Gabungan berlangsung lancar hingga 246 penumpang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Ahmad Yani
3. Dari jumlah penumpang, 230 di antaranya dalam kondisi sehat
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - KSOP Kelas II Ternate ikut merespon insiden KM Intim Teratai kandas di perairan sekitar Pulau Makian, Halmahera Selatan, Maluku Utara pada Selasa (16/2/2026).
Proses evakuasi Tim SAR Gabungan berlangsung lancar hingga 246 penumpang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternate.
Dari jumlah penumpang, 230 di antaranya dalam kondisi sehat, sementara 14 orang lainnya mendapat perawatan medis dikarenakan mengalami kelelahan.
Kasi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas II Ternate Sugandi mengaku, dengan insiden ini pihaknya sudah melakukan pemberkasan awal untuk mendata semuanya.
Baca juga: Manifes KM Intim Teratai Tak Sesuai, DPRD Maluku Utara Desak Evaluasi Menyeluruh
Dijelaskan untuk dokumen kapal tersebut yang dilaporkan adanya kelebihan kapasitas penumpang tentu, tim akan melakukan pengecekan kembali atas manifes yang sudah ada.
"Dari data yang kami peroleh itu memang di manifes tercatat sekian namun adanya kelebihan akan kami lakukan kroscek kembali, "ucap Sugandi, Rabu (18/2/2026).
Dia juga mengatakan, hal itu karena ada data yang dobel sehingga akan direkap kembali dan selanjutnya akan disampaikan.
Sugandi juga menjelaskan insiden ini bermula kapal tersebut bergerak dari Pelabuhan Kupal pada 16 Februari 2026, sekitar pukul 21.00 WIT, menuju Pelabuhan Bastiong Ternate.
Namun pada saat perjalanan kapal mengalami kandas di perairan Pulau Makian, Halmahera Selatan sekitar pukul 04.45 WIT.
Dari situ sejumlah penumpang dievakuasi awal di pulau tersebut dan besoknya tim SAR gabungan melakukan evakuasi ke Ternate.
Sugandi juga menegaskan dari insiden ini kapal tersebut memang untuk kapasitas angkut bisa sampai 400 penumpang hanya saja di manifes itu tercatat ada 140 dan ini sedang dicocokkan.
“Kita akan cocokkan data baik dari kita dan dari kapal soal penumpang ini,” jelasnya.
Untuk tindak lanjut juga kata Sugandi pihaknya sudah mintai keterangan oleh nahkoda dan kru kapal untuk menggali insiden tersebut.
Karena pada saat kapal ini bertolak dari Pelabuhan Kupal sudah dinyalakan layak beroperasi karena dengan kejadian ini akan dilakukan penyelidikan mendalam lebih dulu.
Tentu dengan insiden ini, ke depan pihaknya akan terus melakukan pengawasan lebih ketat.
Baca juga: Gerak Cepat, Ditpolairud Polda Maluku Utara Kerahkan 3 Kapal Evakuasi Penumpang KM Intim Teratai
| New Update, KSOP Ternate: Kuat Dugaan Nahkoda KM Intim Teratai Lalai, Izin Berlayar Dicabut |
|
|---|
| Update! Nahkoda dan ABK KM Intim Teratai Diperiksa KSOP Ternate, Manifest? |
|
|---|
| Ini Penyebab KM Intim Teratai Kandas di Perairan Pulau Makian Halmahera Selatan |
|
|---|
| Ditpolairud-Ditkrimsus Polda Malut Selidiki Insiden KM Intim Teratai |
|
|---|
| Update: 6 Penumpang KM Intim Teratai Selesai Dirawat di RSUD Chasan Boesoirie Malut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Respon-KSOP-Kelas-II-Ternate-atas-insiden-KM-Intim-Teratai.jpg)