Rabu, 22 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gempa di Malut

Gercep, Pemkot Ternate Distribusi Bantuan ke Warga Terdampak Gempa di Kecamatan Batang Dua

Bantuan yang diberikan di antaranya beras, mie instan, air mineral, tikar/matras, terpal, minyak goreng, telur, paket sembako dan lain sebagainya

Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Dok Pemkot Ternate
PEDULI: Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman bersama istri, Marliza M Tauhid melihat langsung pengungsi di posko gempa bumi di Pulau Batang Dua, Selasa (7/4/2026). Disela itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan kemanusiaan 

"Mereka sudah mengetahui apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana, ini harus diapresiasi, "kata Marliza saat berbincang dengan warga.

Berikut Data 233 Unit Bangunan Yang Rusak Saat Gempa di Kecamatan Pulau Batang Dua:

  • Kelurahan Lelewi tercatat 87 bangunan rusak, terdiri dari 31 rumah rusak ringan, 29 rusak sedang, dan 23 rusak berat. Selain itu, terdapat satu unit kantor rusak ringan serta tiga gereja, masing-masing satu rusak ringan dan dua rusak berat.
  • Kelurahan Bido, sebanyak 36 bangunan terdampak, meliputi 23 rumah rusak ringan dan 13 rusak berat, serta dua gereja rusak berat.
  • Kelurahan Perum Bersatu, terdapat 11 bangunan rusak, terdiri dari tiga rumah rusak ringan 4 rusak sedang, dan 4 rusak berat.
  • Kelurahan Mayau menjadi wilayah dengan dampak cukup besar dengan total 90 bangunan rusak, yakni 43 rumah rusak ringan, 22 rusak sedang, dan 21 rusak berat. Selain itu, satu unit sekolah mengalami rusak ringan, satu gereja rusak sedang, dan dua gereja rusak berat.

Baca juga: Warga Bokimiake Halmahera Selatan Swadaya Perbaiki Jembatan Ambruk Akibat Gempa

Di Kelurahan Tifure, tercatat sembilan bangunan rusak, terdiri dari enam rusak ringan dan tiga rusak sedang.

Secara keseluruhan, kerusakan meliputi 104 rumah rusak ringan, 58 rusak sedang, dan 61 rusak berat. Selain itu, satu fasilitas kantor dan satu sekolah mengalami rusak ringan, serta delapan gereja dengan rincian satu rusak ringan, satu rusak sedang, dan enam rusak berat.

Selain kerusakan bangunan, gempa juga menyebabkan warga mengungsi. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 715 warga masih berada di lokasi pengungsian, terutama di Kelurahan Mayau dan Perum Bersatu. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved