Jumat, 29 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Kudeta Militer di Myanmar, Kementerian Luar Negeri RI Minta WNI Tetap Waspada

Terkait adanya kudeta militer di Myanmar, Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu RI) memberikan sejumlah imbauan kepada para WNI di negara tersebut.

Tayang:
Kompas.com
ILUSTRASI - Situasi politik di Myanmar tengah memanas mengingat adanya kudeta militer pada Senin (1/2/2021) dini hari waktu Indonesia. Tak hanya kudeta militer, sejumlah tokoh politik dan pemimpin sipil pun ditahan, termasuk Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint. 

TRIBUNTERNATE.COM - Situasi politik di Myanmar tengah memanas mengingat adanya kudeta militer pada Senin (1/2/2021) dini hari waktu Indonesia.

Tak hanya kudeta militer, sejumlah tokoh politik dan pemimpin sipil pun ditahan, termasuk Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.

Penangkapan mereka terjadi sebelum parlemen menggelar pertemuan perdana, pasca-pemilihan umum pada November 2020.

Terkait adanya kudeta militer di Myanmar, Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu RI) memberikan sejumlah imbauan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di negara tersebut.

Baca juga: Kudeta Militer di Myanmar: Amerika Serikat Beri Kecaman, Australia Minta Aung San Suu Kyi Dibebaskan

Baca juga: Mengenal Militer Myanmar, Terduga Pembantai Muslim Rohingya, Kini Tangkap Aung San Suu Kyi

Baca juga: Pemimpin Aung San Suu Kyi Ditangkap, Militer Myanmar Ambil Alih Negara Selama Setahun

Melalui utas pendek di akun Twitter @Kemlu_RI yang diunggah pada Senin (1/2/2021), Kementerian Luar Negeri RI mengimbau seluruh WNI untuk tetap tenang dan waspada.

Para WNI di Myanmar juga diminta untuk terus mencermati perkembangan situasi keamanan dan meminimalisir kegiatan non-esensial di luar rumah.

Kemenlu RI juga menginformasikan bahwa pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yangon telah merilis informasi yang serupa.

Dilaporkan bahwa KBRI Yangon telah melakukan komunikasi dengan simpul-simpul masyarakat Indonesia.

Hingga artikel ini ditulis pada Senin (1/2/2021) pukul 19:00 WIB, kondisi para WNI di Myanmar dikabarkan sehat dan aman.

Sementara itu, Kemenlu RI menyertakan kontak KBRI Yangon yang dapat dihubungi, yakni:

  • Hotline KBRI Yangon: +95 9503 7055
  • Email: consular@kbriyangon.org
  • Alamat: 100 Pyidaungsu Yeiktha Road Dagon Township Yangon
  • Hotline Pelindungan WNI Kemlu: +62812-9007-0027

Adapun jumlah WNI yang tercatat tinggal di Myanmar yakni sekitar 500 orang.

Mayoritas dari mereka bekerja di sektor minyak dan gas (migas), pabrik, industri garmen, dan anak buah kapal (ABK).

Baca juga: PPKM Dinilai Tak Efektif, IDI Sarankan PSBB Super Ketat: Kalau Nggak Gitu Masyarakat Nggak Disiplin

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Ini Penjelasan Prof. Zubairi Djoerban tentang Pentingnya Masker

Baca juga: Indonesia Duduki Peringkat 1 Kasus Aktif Covid-19 di Asia, Satgas: Pemerintah Berusaha Optimis

Rilis dari KBRI Yangon

KBRI Yangon mengeluarkan imbauan keamanan kepada WNI yang berada di Myanmar.

Berdasarkan imbauan keamanan yang dipublikasikan di akun Instagram resmi KBRI Yangon, ada delapan poin imbauan yang disampaikan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved