Terkini Internasional
Kasus Harian Covid-19 di Jerman Meroket, Angela Merkel Minta Jerman Lakukan Pembatasan Lebih Ketat
Diketahui, lebih dari 30 ribu infeksi baru dilaporkan dalam 24 jam terakhir setelah sebelumnya Jerman mencatatkan 50 ribu kasus per hari.
"Itu sebabnya kami sangat menyarankan semua orang untuk mengikuti jalur vaksinasi," imbuhnya.
Baca juga: Tambah 50.196 Kasus Baru, Jerman Catatkan Rekor Kasus Covid-19 Harian Tertinggi
Baca juga: Lebih dari 1 Juta Orang Kehilangan Indra Penciuman Jangka Panjang Usai Sembuh dari Covid-19
Jens Sphan sendiri kemungkinan akan segera meninggalkan kantornya dalam beberapa minggu ke depan karena masa jabatannya telah berakhir.
Sebelumnya, Spahn mendapat kritik pada Senin (22/11/2021) karena ia gagal memesan vaksin Covid-19 dari BioNTech-Pfizer untuk memenuhi peningkatan permintaan vaksin.
Di akhir pekan lalu, Spahn telah mendesak para dokter untuk menggunakan lebih banyak vaksin Moderna yang sebenarnya tidak begitu didambakan di Jerman, tak seperti BioNTech-Pfizer.
"Jelas, kami melakukan semua yang kami bisa untuk meningkatkan jumlah [vaksin] yang tersedia," kata Spahn.
"Kami tidak akan menahan apa pun. Kami akan melepaskan untuk menggunakan semua dosis vaksinasi yang kami miliki," lanjutnya.
Pemerintah Jerman telah berjanji untuk tidak memperkenalkan mandat vaksinasi meskipun negara tertangga Austria baru-baru ini membuat langkah untuk memerangi tingkat vaksinasi yang rendah di sana.
Namun, beberap apemimpin politik menyebut janji itu sebagai kesalahan yang harus dibatalkan karena situasi darurat.
Di sejumlah negara bagian Jerman, termasuk Ibu Kota Berlin, pasar Natal dibuka untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir pada Senin (22/11/2021).
Baca juga: Sebanyak 1 dari 4 Ibu Hamil yang Terinfeksi Covid-19 Melahirkan secara Prematur
Namun, negara bagian German yang berbatasan dengan Austria dan Republik Ceko yang memiliki jumlah kasus Covid-19 tertinggi telah memberlakukan aturan yang lebih ketat.
Negara itu membatalkan pasar Natal, melarang yang tidak divaksinasi datang ke restoran dan bar serta memberlakukan jam malam.
Sebagai informasi, pada Senin (22/11/2021) Austria menjadi negara pertama di Eropa Barat yang memberlakukan kembali aturan lockdown sejak vaksinasi diluncurkan.
Austria bahkan menutup toko, bar, dan kafe yang menurut mereka tidak penting.
(TribunTernate.com/Ron)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/jermancovid.jpg)