Selama Ramadan 2022, Arab Saudi Batasi Pengeras Suara Masjid dan Larang Pengumpulan Uang Sumbangan
Selama Ramadan 2022, pengeras suara di masjid-masjid di Arab Saudi dibatasi, baik itu pengeras suara eksternal dan juga pengeras suara internal.
TRIBUNTERNATE.COM - Jelang Bulan Suci Ramadan 2022, pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan aturan terbaru soal pembatasan pengeras suara di rumah ibadah.
Selama Ramadan 2022, pengeras suara di masjid-masjid di Arab Saudi dibatasi, baik itu pengeras suara eksternal dan juga pengeras suara internal.
Seperti dilansir Kompas.com dari Saudi Gazette, Kementerian Urusan Islam, Panggilan, dan Bimbingan Arab Saudi telah menentukan tingkat suara yang diizinkan dari sistem pengeras suara internal di masjid-masjid.
Tingkat kenyaringan dari perangkat internal di masjid tidak boleh melebihi sepertiga dari level maksimal pengeras suara.
Kementerian Urusan Islam, Panggilan, dan Bimbingan Arab Saudi juga telah meminta pengurus masjid untuk terus mematuhi edaran yang ada.
Edaran tersebut mengatur pembatasan penggunaan pengeras suara eksternal yang hanya boleh digunakan untuk panggilan salat pertama dan kedua (azan dan iqamah).
Pembatasan penggunaan pengeras suara eksternal itu diketahui telah diberlakukan Arab Saudi sejak tahun 2021 lalu.
Baca juga: Arab Saudi Cabut Pembatasan, Amphuri: Insyaallah Tahun Ini Ibadah Haji Dibuka
Baca juga: Arab Saudi Cabut Aturan Pembatasan Terkait Covid-19, Tak Lagi Ada Jarak Sosial di Masjidil Haram
Baca juga: Sebelum Indonesia, Mesir & Arab Saudi Sudah Lebih Dulu Terapkan Pembatasan Pengeras Suara di Masjid
Larang Pengumpulan Uang Sumbangan untuk Buka Puasa
Selain membatasi pengeras suara, Kementerian Urusan Islam, Panggilan, dan Bimbingan Arab Saudi juga telah mengeluarkan beberapa arahan lain sebelum dimulainya bulan suci Ramadan 2022.
Arahan yang paling menonjol, yakni melarang pengumpulan sumbangan uang oleh karyawan atau pengurus masjid untuk penyelenggaraan agenda buka puasa bagi orang-orang yang berpuasa.
Pemerintah Arab Saudi juga mewajibkan organisasi yang berencana mengadakan acara buka puasa bersama untuk mengajukan permohonan persetujuan dan mendapatkan izin lebih dulu dari Kementerian.
Larangan ini dikeluarkan Arab Saudi karena mereka telah mempersiapkan agenda buka puasa bersama di tempat-tempat tertentu.
Kementerian Agama Arab Saudi menegaskan bahwa acara buka puasa bersama hanya bisa dilakukan terbatas di tempat-tempat tertentu yang sudah disiapkan dan di halaman masjid.
Kegiatan buka puasa bersama juga harus berada di bawah tanggung jawab pengurus masjid.
Baca juga: Tahu Mobil Warganya Mogok di Tengah Jalan, Pangeran Arab Saudi Belikan Mobil Baru
Sebelumnya, Arab Saudi juga memutuskan untuk tidak lagi menyiarkan pelaksanaan salat secara langsung di Masjidil Haram di semua media.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/mekkahsaudi.jpg)