Unkhair Ternate dan BKKBN Maluku Utara Siap Bantu Pemerintah Tekan Angka Stunting
Karena Jadi perhatian pusat, Unkhair Ternate dan BKKBN Maluku Utara siap bantu pemda Untuk Penurunan Stunting
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Rektor Unkhair Ternate, M Ridha Ajam mengaku siap.
Bersama BKKBN Maluku Utara, untuk membantu pemerintah menekan angka Stunting.
Olehnya itu, kesepahaman ini harus sesegera mungkin, diikat dengan penandatanganan MoU.
Menurutnya, kasus Stunting di beberapa kabupatan di Maluku Utara, sangatlah memperihatinkan.
Baca juga: Kata Hasto Wardoyo, Pulau Taliabu Jadi Contoh Penurunan Stunting di Maluku Utara
Salah satu faktor penting, penyebab Stunting pada anak adalah kurangnya asupan gizi.
Hal itu tidak selaras dengan Maluku Utara, yang menjadi lumbung ikan Nasional.
"Bisa dilihat, ikan itu sumber gizi, tapi kenapa kita disini tinggi angka Stuntingnya."
"Tapi ikan kita belum jadi faktor penting, dalam menekan Stunting, "ungkapnya, Jumat (24/2/2023).
Olehnya itu, Unkhair Ternate sudah membicarakan, bersama BKKBN Maluku Utara.
Untuk bagaimana menekan angka Stunting, bukan saja soal gizi namun juga perencanaan.
Karena beberapa Kabupaten dan Kota, masuk dalam katagori Stunting dengan level tinggi.
"Tentu dengan problem tersebut, ada tanggungjawab bersama. Di mana kami juga sudah mengadakan MoU lalui Kubermas tematik."
"Sehingga ada mahasiswa-mahasiswa dilokasi tertentu, akan siapkan secara khusus."
"Untuk memberikan pemahaman terkait penanganan Stunting, "jelasnya.
Seraya berharap dengan MoU, kedepan akan dilakukan penelitian terkait Stunting.
Baca juga: Kepala BKKBN RI Hadiri Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting di Maluku Utara
"Saya juga selaku Rektor akan terus mendorong ini agar, ada penelitian kerja sama kantor BKKBN Maluku Utara."
"Untuk bisa menanggani soal stunting hingga bisa mengintegritasikam baik dari kedokteran, hukum, pertanian."
"Teknik dan dekan Perikanan, untuk bisa melihat prospek perilaku, agar bisa dorong penurunan stunting di Maluku Utara, "tandasnya. (*)
Harga Ikan di Halmahera Selatan Turun Tapi Sepi Pembeli, Pedagang Mengeluh |
![]() |
---|
RPJMD Tidore 2025–2029 Dievaluasi, Bappeda Malut Dorong Perencanaan Lebih Visioner dan Terukur |
![]() |
---|
Januari-Agustus 2025, Lakalantas di Halmahera Selatan Renggut 8 Nyawa |
![]() |
---|
Profil Ian Matheis, Advokat di Ternate yang Aktif Berikan Pelayanan dan Bantuan Hukum |
![]() |
---|
Cek di Sini, Jadwal dan Harga Tiket Kapal Pelni Rute Ternate ke Makassar Sepanjang September 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.